Daerah  

Perkuat Generasi Emas, Ketua DPRD Nias Utara Hadiri Festival Pendidikan Inklusi Berbasis Budaya

Avatar photo
Perkuat Generasi Emas, Ketua DPRD Nias Utara Hadiri Festival Pendidikan Inklusi Berbasis Budaya.

NIAS UTARA, Jadikabar.com- Semangat inklusivitas kini tengah berpadu mesra dengan kearifan lokal di Kabupaten Nias Utara. Ketua DPRD Kabupaten Nias Utara, Yaaman Telaumbanua, SE., MM, menghadiri secara langsung perhelatan Festival Pendidikan Inklusi Berbasis Budaya Lokal yang digelar di Lapangan Tribun Nias Utara pada Kamis (05/03/2026).

Acara yang berlangsung meriah ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Utara bersama Lembaga Kreasi, Article 33, dan Save the Children. Dengan mengusung tema “Membangun Pendidikan Anak yang Inklusif dan Berkelanjutan Berbasis Budaya Lokal Nias Utara”, festival ini menjadi tonggak penting dalam memastikan setiap anak di Nias Utara mendapatkan hak pendidikan tanpa kecuali.

Kehadiran Yaaman Telaumbanua di barisan undangan kehormatan bersanding dengan Bupati dan Wakil Bupati Nias Utara, Sekda, Staf Ahli, Asisten, serta jajaran Kepala OPD. Sinergi ini menunjukkan dukungan penuh legislatif dan eksekutif terhadap program pendidikan inklusif.

Dalam sambutannya, Yaaman menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh penyelenggara.

“Terima kasih kepada Lembaga Kreasi, Article 33, Save the Children, serta Dinas Pendidikan yang telah memilih Kabupaten Nias Utara sebagai lokus pelaksanaan festival ini. Ini adalah langkah nyata dalam memajukan kualitas pendidikan kita,” ujar Yaaman.

Meski memberikan apresiasi tinggi, Ketua DPRD juga menitipkan catatan penting terkait pemerataan program. Mengingat festival kali ini baru mencakup tiga wilayah—yaitu Kecamatan Afulu, Lahewa, dan Lotu—beliau berharap jangkauan program serupa dapat diperluas di masa mendatang.

“Kita berharap pada tahun-tahun berikutnya, kecamatan lain juga tersentuh oleh program ini. Hal ini sangat krusial demi menciptakan Generasi Emas yang inklusif dan memahami akar budayanya di seluruh pelosok Nias Utara,” pungkasnya.

Festival ini diisi dengan berbagai penampilan yang menunjukkan bagaimana nilai budaya lokal dapat menjadi fondasi bagi sistem pendidikan yang lebih ramah bagi semua kalangan anak, termasuk anak-anak dengan kebutuhan khusus.

Penulis: S. TelaumbanuaEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi