Perbedaan Idulfitri Tak Jadi Sekat, Pawai Obor Perkuat Persatuan di Bulukumba

Avatar photo
Perbedaan Idulfitri Tak Jadi Sekat, Pawai Obor Perkuat Persatuan di Bulukumba
Perbedaan Idulfitri Tak Jadi Sekat, Pawai Obor Perkuat Persatuan di Bulukumba

BULUKUMBA, JADIKABAR — Perbedaan dalam penentuan Hari Raya Idulfitri kembali menjadi bagian dari dinamika kehidupan umat Islam. Namun demikian, kondisi tersebut tidak menjadi alasan bagi masyarakat untuk saling bercerai-berai. Justru sebaliknya, perbedaan itu dimaknai sebagai simpul yang memperkuat persatuan dalam kehidupan bermasyarakat yang majemuk.

Semangat kebersamaan dan toleransi tersebut tercermin dalam kegiatan pawai obor yang digelar oleh masyarakat bersama para pemuda setempat. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk sukacita dalam menyambut Hari Raya Idulfitri, sekaligus menjadi ruang kebersamaan lintas perbedaan. Suasana khidmat dan penuh antusiasme tampak mewarnai jalannya pawai, di mana warga dari berbagai kalangan turut ambil bagian.

Pawai obor dimulai dari Dusun Ulu Galung, kemudian melintasi Dusun Loka, hingga berakhir di Dusun Campaga sebagai titik akhir kegiatan. Sepanjang rute tersebut, cahaya obor yang menyala menjadi simbol harapan, persatuan, dan semangat kebersamaan yang terus terjaga di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, masyarakat berharap nilai-nilai kebersamaan, persatuan, serta sikap saling menghargai perbedaan dapat terus tumbuh dan mengakar dalam kehidupan sehari-hari. Pawai obor bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan juga menjadi pesan kuat bahwa keberagaman adalah kekuatan yang harus dirawat bersama, khususnya di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Penulis: BulukumbaEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi