Keseruan Siswa – Siswi RA Nur attaqwa, Tampilkan Berbagai kreatifitas Seni dan Budaya di Ajang Kompetisi Seni Olah Raga Raudlatul Athfa (AKSIORA) kabupaten tangerang

Avatar photo
Keterangan Foto: (Siswa - Siswi dan Guru RA Nur attaqwa)

Kabupaten Tangerang, Jadikabar.com – Beragam kreasi seni dan budaya yang sangat memukau berhasil ditampilkan para siswa Raudhatul Athfal (RA) Nur Attaqwa Cikupa Kabupaten Tanggerang dan meraih peringkat tiga besar di berbagai lomba dalam Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Raudhatul Athfal (AKSIORA 1) yang berlangsung di Pasar Seni Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Kamis (16/6/2026).

Kepala sekolah RA Nurul Attaqwa Cikupa, Kabupaten Tanggerang , Yayat Rohmiati, Spdi mengatakan, Kompetisi ini dimeriahkan para siswa siswi Sekolah RA sekabupaten Tanggerang, Banten.

“Tujuannya untuk menumbuhkan percaya diri anak anak dan terjalinnya silahturahmi para siswa dan sekolah,” ujar yayat.

Dalam ajang ini, para siswa menampilkan sederet penampilan kreasi, mulai dari seni hingga keagamaan serta dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tanggerang H. Ahmad Jubaidi, Spdi.

“Menampilkan kreasi dan seni, hingga hafalan, tahfidz, yang dibuka dengan tari kreasi khas kabupaten Tangerang,” kata Yayat.

Kegiatan ini, kata Yayat, diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai kepribadian agar para siswa dapat lebih disiplin, kemandirian, dan lebih percaya diri.

“Dengan kegiatan ini, kami harapkan pula anak-anak tetap semangat tetap, menjalankan yang sudah diajarkan di sekolah, khususnya dalam menjalankan ibadah. Sesuai dengan temanya, siswa berprestasi siswa yang mampu bersikap takzim kepada guru dan orang tua,” Jelas Yayat.

rangkaian penampilan beragam kreasi ini juga sebagai bentuk untuk mendorong para siswa agar dapat berprestasi, baik secara akademik ataupun non akademik.

“Jika siswa sudah mampu menerapkan pengetahuan hasil belajar akan tercermin dari sikapnya. Sikap yang utama dan mulia adalah ketika siswa atau anak sudah mampu dan terbiasa untuk hormat atau takzim kepada guru yang telah mendidiknya dan orang tua yang tidak kenal lelah mendidik makanya yang dewasa ini banyak diabaikan oleh anak anaknya. Sebab kini banyak anak tidak lagi patuh kepada guru dan orang tuanya.

Dan abai akan harapan orang tuanya. Sikap takzim merupakan manifestasi dari keberhasilan akademik siswa,” terangnya.

Sementara itu, salah satu guru RA Nur Ataqwa Nia Kurniawati, Spd.I, berharap, acara semacam ini tidak hanya menjadi seremonial semata.

“Tetapi juga menjadi panggung bagi anak-anak dalam berekspresi serta berkarya. Namun menjadi proses belajar, untuk saling menghargai, betapa selama ini bapak dan ibu guru sudah berjuang memberikan ilmunya. Juga terhadap kawan-kawan yang selama ini selalu bersama dalam menempuh ilmu. Bahwa kenangan indah di RA akan selalu mewarnai perjalanan hidupnya,” ungkap Nia.

Dia menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya acara ini, dan Kami mengucapkan terimakasih kepada Madrasah dan juga bapak ibu guru, yang telah berjuang bukan hanya memberikan ilmu tetapi juga membentuk karakter yang berakhlak karimah. Kami percaya Madrasah memiliki kelebihan dalam mendidik anak-anak kami, terutama dalam hal Agama. Kami berharap sekolah ini terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan perhatian yg lebih besar kepada setiap anak. Terima kasih atas kerja keras dan dedikasi yang telah diberikan,” pungkasnya. (Dzul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi