JAMBI, JADIKABAR.COM – Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si tampil sebagai narasumber dalam program dialog publik “Jambi Bicara” yang dihadirkan oleh TVRI Jambi di Studio Stasiun LPP TVRI Jambi, Kota Jambi (8/5/2026). Dalam dialog tersebut, Wabup Murison memaparkan arah kebijakan pembangunan pendidikan dengan tema “Arah Pendidikan Merata dan Berkualitas”.
Dialog ini juga menghadirkan akademisi Prof. Hendra Sofyan dari Universitas Jambi sebagai narasumber, sementara jalannya diskusi dipandu oleh presenter Muhamad Farisi.
Dalam suasana dialog yang hangat dan konstruktif, Wabup Murison menegaskan bahwa pemerataan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik sekolah. Lebih dari itu, pemerintah daerah juga harus fokus pada peningkatan kualitas tenaga pendidik, perluasan akses belajar, serta menyiapkan generasi muda agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Menurutnya, pemerintah harus memastikan seluruh anak memperoleh hak pendidikan yang sama, baik di wilayah perkotaan maupun didaerah terpencil.
“Pendidikan adalah pondasi utama kemajuan daerah. Karena itu, kami ingin memastikan tidak ada anak yang tertinggal hanya karena keterbatasan akses atau kondisi geografis. Pemerataan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas,”ujar Wabup Murison.
Pendidikan Berkualitas Jadi Prioritas Daerah
Wabup Murison menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kerinci terus mendorong berbagai program peningkatan mutu pendidikan. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan sarana dan prasarana sekolah, peningkatan kompetensi guru, hingga pengembangan metode pembelajaran yang lebih adaptif terhadap kebutuhan zaman.
Ia juga menilai tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks, terutama dengan pesatnya perkembangan teknologi di era digital. Karena itu, lembaga pendidikan harus mampu mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kreativitas, serta daya saing tinggi.
“Kita tidak cukup hanya membangun gedung sekolah. Yang lebih penting adalah membangun kualitas manusianya. Guru harus terus berkembang, siswa harus mendapat ruang untuk berinovasi, dan pemerintah wajib mendukung keduanya,”tegasnya.
Kolaborasi Jadi Kunci Kemajuan Pendidikan
Selain membahas pemerataan pendidikan, dialog tersebut juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam membangun sistem pendidikan yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan yang sama, Prof. Hendra Sofyan menekankan bahwa komitmen bersama dari seluruh pihak sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah sehingga mampu bersaing di tingkat nasional.
Para narasumber juga membahas berbagai tantangan pendidikan di daerah, mulai dari pemerataan fasilitas belajar, transformasi digital pendidikan, hingga penguatan karakter generasi muda.
Di akhir dialog, Wabup Murison kembali menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat menentukan arah pembangunan daerah.
“Kalau kita ingin Kerinci maju, maka pendidikan harus menjadi prioritas utama. Pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama demi menciptakan generasi yang unggul, berakhlak, dan siap menghadapi masa depan,”pungkasnya. (PAI)












