Berita  

Bupati Malang Salurkan 200 Becak Listrik untuk Pembecak Lansia

Avatar photo
Bupati Malang Salurkan 200 Becak Listrik untuk Pembecak Lansia
Foto Istimewa Bupati Malang Salurkan 200 Becak Listrik untuk Pembecak Lansia

KEPANJEN, JADIKABAR.COM – Pemerintah Kabupaten Malang menyalurkan sebanyak 200 unit becak listrik kepada para penarik becak lanjut usia, Selasa (20/1/2026) pagi, di Halaman Pendopo Kabupaten Malang, Kecamatan Kepanjen. Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam rangka memperkuat perlindungan serta meningkatkan kesejahteraan pekerja sektor informal.

Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut kepada para penerima manfaat yang telah melalui proses pendataan dan verifikasi oleh pemerintah daerah. Sasaran program ini adalah pengemudi becak berusia di atas 60 tahun yang masuk dalam kategori kesejahteraan rendah.

Becak listrik yang disalurkan merupakan produk PT Pindad dan dirancang untuk mendukung transportasi ramah lingkungan sekaligus meringankan beban fisik para pembecak. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), PT Pindad, dan Pemerintah Kabupaten Malang.

Dalam sambutannya, Bupati Malang menegaskan bahwa bantuan ini tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup para pekerja sektor informal.

“Sebanyak 200 unit becak listrik hari ini diserahkan untuk dimanfaatkan sebagai sarana mata pencaharian yang lebih layak, lebih efisien, dan lebih ramah lingkungan. Ini bukan sekadar kendaraan, tetapi modal kerja untuk membuka peluang baru di tengah perubahan zaman,” ujar Sanusi.

Pekerja sektor informal, termasuk penarik becak, masih menjadi kelompok rentan dalam struktur ekonomi nasional. Usia lanjut dan keterbatasan fisik kerap menjadi tantangan utama dalam mempertahankan produktivitas. Program becak listrik ini menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah untuk menghadirkan solusi berbasis teknologi yang lebih manusiawi dan berkelanjutan.

Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Dr. Teguh Arief Indratmoko, S.E., M.M., menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud kepedulian Presiden Republik Indonesia terhadap para pekerja informal, khususnya pembecak lansia.

“Bantuan becak listrik ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi beban kerja para penerima. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan PT Pindad, kami berharap manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, Bupati Sanusi menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Yayasan GSN atas perhatian terhadap masyarakat kecil. Ia berharap sinergi lintas lembaga ini dapat terus diperluas.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Malang juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung keberlanjutan program, termasuk penyediaan fasilitas pengisian daya dan perawatan becak listrik secara gratis.

“Saya instruksikan seluruh kantor pemerintahan di Kabupaten Malang agar menyediakan meteran khusus untuk pengisian daya becak listrik. Anggarannya akan ditanggung pemerintah daerah agar manfaat program ini benar-benar optimal,” tegasnya.

Selain penyaluran unit, pemerintah daerah juga memberikan pelatihan pengoperasian dan perawatan becak listrik. Pendampingan lanjutan akan dilakukan melalui koordinasi dengan GSN dan PT Pindad guna memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Yayasan GSN Dr. Teguh Arief Indratmoko, Anggota DPR RI H. Ma’ruf Mubarok, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur H. Chusni Mubarok, jajaran Forkopimda Kabupaten Malang, serta para penerima bantuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *