Pasuruan, Jadikabar.com – Hasil imbang tanpa gol antara Persikoba Kota Batu dan PS Mojokerto Putra di Stadion R. Soedarsono, Kabupaten Pasuruan, Selasa (3/2/2026), tak sekadar tercatat sebagai angka di papan skor. Bagi Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, laga tersebut adalah cermin karakter dan fondasi mental tim berjuluk Laskar Elang Putih.
Heli Suyanto hadir langsung menyaksikan pertandingan yang berjalan ketat sejak menit awal. Kedua tim tampil dengan intensitas tinggi dan saling menekan. PS Mojokerto Putra mencoba menguasai tempo permainan, sementara Persikoba Kota Batu memilih pendekatan disiplin dengan organisasi pertahanan yang rapi.
Strategi tersebut membuahkan hasil. Hingga laga berakhir, Persikoba mampu menjaga gawangnya tetap perawan dan membawa pulang satu poin penting dari laga tandang.
“Permainan anak-anak menunjukkan semangat juang dan kedisiplinan. Hasil imbang ini patut diapresiasi karena diraih lewat kerja keras,” ujar Heli Suyanto usai pertandingan.
Menurutnya, hasil tersebut bisa menjadi modal penting untuk menatap laga-laga berikutnya, terutama dalam membangun kepercayaan diri pemain. Ia juga mengingatkan agar tim tetap menjaga konsistensi dan tidak cepat berpuas diri.
Persikoba Kota Batu bukan nama baru dalam peta sepak bola regional Jawa Timur. Klub ini lahir sebagai bagian dari semangat masyarakat Kota Batu dalam membangun identitas olahraga daerah. Dalam perjalanannya, Persikoba dikenal sebagai tim yang mengandalkan pembinaan pemain lokal serta semangat kolektivitas.
Dukungan pemerintah daerah pun menjadi bagian dari upaya mendorong kemajuan klub. Kehadiran Wakil Wali Kota Batu di tribun stadion dinilai sebagai simbol dukungan moril bagi para pemain agar terus berkembang dan berprestasi.
Heli Suyanto menegaskan bahwa Pemerintah Kota Batu berkomitmen mendukung kemajuan olahraga, termasuk sepak bola, sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia dan kebanggaan daerah.
“Kami berharap Persikoba terus tumbuh, menjaga sportivitas, dan membawa nama Kota Batu dengan cara yang terhormat,” katanya.
Dengan jadwal kompetisi yang masih panjang, hasil imbang kontra PS Mojokerto Putra menjadi pijakan awal untuk memperbaiki performa dan memperkuat solidaritas tim di pertandingan-pertandingan mendatang.












