MALANG, JADIKABAR – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Malang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak dalam rangka pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) baru di Hotel Ascent Premiere, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari instruksi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur untuk memperkuat struktur partai di tingkat kecamatan.
Wakil Ketua Bidang Industri, Perdagangan, BUMN, Investasi, Koperasi dan UMKM, Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital, Henky Bayu Firmansyah, S.H., M.H. menjelaskan bahwa proses pembentukan dan pelantikan PAC kali ini diambil alih langsung oleh pihak DPD. Langkah ini diambil guna memperpendek rantai komando dan memastikan efektivitas monitoring kinerja kader di lapangan.
“Prosesnya, pemilihan dan lain sebagainya dipilih oleh DPD dan yang melantik pun nanti DPD. Jadi DPC hanya mengikuti, sehingga nanti rantai komandonya biar langsung dimonitor oleh DPD,” ujarnya.
Sam Bayu sapaan akrapnya, menambahkan bahwa perubahan skema pelantikan ini diharapkan mampu memicu motivasi dan agresivitas kader dalam menghadapi tahun politik 2029 mendatang. Dengan pengawasan langsung dari tingkat provinsi, setiap lini mulai dari PAC hingga ranting diharapkan memiliki semangat yang lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya.
“Harapannya ketika sudah termonitor oleh DPD, kinerja politik nanti di tahun 2029 kiranya PAC itu bisa agresivitasnya lebih tinggi,” imbuhnya.
Terkait target jangka panjang, PDI Perjuangan Kota Malang mematok angka yang cukup ambisius namun optimistis. Ia menegaskan bahwa pihaknya menargetkan perolehan 15 kursi di DPRD Kota Malang pada pemilu mendatang.
“Target kita untuk kursi di dewan adalah 15 kursi. Itu tentunya dari kinerja masing-masing di semua lini, baik itu DPC, PAC, hingga turun ke tingkat ranting,” tegasnya.
Meski target tersebut dinilai besar, Ia meyakini bahwa dengan pergerakan yang solid dan terorganisir di bawah monitoring ketat DPD, target 15 kursi untuk Kota Malang bukanlah hal yang mustahil untuk dicapai.












