MALANG, JADIKABAR – PT Gandum menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diinisiasi oleh pemerintah. Langkah ini diwujudkan melalui inisiatif perusahaan untuk mengisi data secara mandiri melalui kanal digital yang telah disediakan.
Humas PT Gandum, Levi, mengungkapkan bahwa partisipasi aktif ini merupakan bentuk apresiasi dan tanggung jawab perusahaan dalam mendukung akurasi basis data ekonomi nasional. Hal tersebut disampaikan dalam acara rapat koordinasi dan sosialisasi sensus ekonomi 2026 yang berlangsung di wilayah Malang, Selasa lalu 5 mei 2026. Dalam acara tersebut PT. Gandum menerima penghargaan sebagai salah satu perusahaan mandiri yang melakukan sensus ekonomi.

Sebagai salah satu pemain industri besar di wilayah Jawa Timur, PT Gandum saat ini memiliki kekuatan tenaga kerja yang signifikan. Levi mencatat terdapat sekitar 3.500 karyawan yang terdaftar di bawah naungan perusahaan.
Seluruh operasional perusahaan terpusat di wilayah Malang dengan sebaran lokasi produksi yang strategis:
- Satu entitas hukum (PT) yang berpusat di Malang.
- Empat titik lokasi produksi, yang terdiri dari tiga lokasi di wilayah Kota Malang dan satu lokasi di wilayah Kabupaten Malang.
Bagi pelaku usaha, data hasil sensus bukan sekadar angka statistik. Levi menekankan bahwa hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi kompas bagi perusahaan dalam menentukan arah kebijakan strategis di masa depan.
“Dari hasil sensus ekonomi ini, kami bisa melihat dan menentukan kebijakan. Kami ingin melihat proses bisnis kami harus mengarah ke mana, terutama yang berkaitan dengan komoditas tembakau dan cengkeh,” ujar Levi.
Pihak manajemen PT Gandum berharap data yang terkumpul nantinya dapat membantu perusahaan dalam memetakan target ekonomi secara lebih presisi. Transparansi data ini dinilai krusial untuk menjaga keberlangsungan industri pengolahan tembakau dan cengkeh yang menjadi lini bisnis utama mereka.












