DEPOK, Jadikabar.com – Aksi kriminalitas jalanan kembali menyasar pengemudi ojek online. Seorang driver Grab bernama Agung menjadi korban pembegalan oleh penumpangnya sendiri di kawasan Bojongsari, Kota Depok, pada Minggu (26/4/2026) dini hari.
Peristiwa bermula saat Agung menerima pesanan layanan transportasi Grab bike Hemat dari seorang penumpang atas nama Erwinn Susanto sekitar pukul 01.00 WIB. Titik penjemputan berada di Jl. Kampung Kandang, Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari, dengan tujuan akhir Stasiun Citayam. Awalnya tidak ada kecurigaan karena pesanan dilakukan melalui aplikasi dengan sistem pembayaran nontunai (QRIS).
Namun, saat korban tiba di lokasi penjemputan untuk mengambil penumpang, situasi berubah mencekam.
”Tiba-tiba dia (penumpang) mengeluarkan pisau. Saya spontan langsung berteriak minta tolong sekencang-kencangnya,” ujar Agung saat memberikan keterangan.
Teriakan korban memancing perhatian warga sekitar yang mulai berdatangan ke lokasi kejadian. Merasa terdesak oleh massa yang mendekat, pelaku langsung memacu kendaraan milik korban untuk melarikan diri. Pelaku berhasil membawa kabur Sepeda Motor Honda Scoopy dengan nomor polisi (B 4947 EBG) berwarna hijau dan Ponsel milik korban yang saat itu masih terpasang di holder motor.
Meski tidak mengalami luka fisik yang serius akibat senjata tajam, Agung dilaporkan mengalami trauma berat atau shock atas kejadian yang menimpanya. Korban telah menghubungi Call Center Grab untuk melaporkan insiden tersebut dan meminta pemblokiran akun pelaku.
Rencananya, laporan resmi ke pihak kepolisian baru akan dilakukan pada siang hari ini setelah kondisi psikologis korban stabil. ”Sudah lapor ke Call Center (Grab). Kalau ke kantor polisi rencananya siang nanti, sekarang masih lemas, masih kaget sekali,” tambah Agung.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi para pengemudi ojek online untuk tetap waspada saat mengambil orderan di jam-jam rawan, meskipun identitas penumpang tertera di aplikasi. “tutupnya.(RF)












