TULUNGAGUNG, JADIKABAR.COM – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Tulungagung yang digelar Minggu (29/3/2026) di Barata Convention Mall menjadi sorotan. Forum ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan ajang konsolidasi besar untuk memperkuat barisan partai menjelang kontestasi politik mendatang.
Acara tersebut dipimpin dan dibuka langsung oleh Wakil Ketua DPP PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal, dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo serta Wakil Bupati Ahmad Baharudin. Kehadiran pimpinan DPW PKB Jawa Timur dan sejumlah ketua parpol lokal menambah bobot politik forum tersebut.
Dalam Muscab kali ini, muncul delapan nama kandidat Ketua Tanfidz DPC PKB Tulungagung. Lima nama merupakan hasil penjaringan DPP dan DPW, sementara tiga lainnya diusulkan langsung oleh peserta Muscab.
Nama-nama tersebut adalah Abdullah Ali Munib (Wakil Ketua DPRD Tulungagung), Choirurrohim (anggota Fraksi PKB Tulungagung), Khamim (anggota Fraksi PKB Tulungagung), Ihsan Mukhlason (Ketua Ansor Tulungagung), Fuad Ashari (Sekretaris Fraksi PKB Tulungagung), Adib Makarim (mantan Ketua PKB Tulungagung), Ali Masrup (Ketua Fraksi PKB Tulungagung), serta Mulyono Susanto (anggota Fraksi PKB Tulungagung)
Kehadiran delapan figur ini mencerminkan beragam latar belakang kader PKB, mulai dari tokoh muda hingga figur senior yang telah lama berkiprah di dunia politik lokal.
Munculnya banyak kandidat menunjukkan semangat demokrasi internal yang kuat. Para kader berharap proses seleksi di tingkat pusat nantinya dapat menghasilkan pemimpin yang mampu:
• Menguatkan konsolidasi organisasi di tingkat cabang.
• Meningkatkan soliditas kader menghadapi Pemilu 2029.
• Membangun komunikasi politik yang efektif dengan masyarakat Tulungagung.
• Menjaga hubungan harmonis dengan pemerintah daerah dan partai lain.
Selain itu, Muscab juga menjadi ajang evaluasi terhadap kinerja kepengurusan sebelumnya. Regenerasi kepemimpinan dianggap penting agar PKB tetap relevan dengan aspirasi masyarakat.
Konsolidasi PKB Tulungagung kali ini memiliki dimensi strategis. Dengan basis massa yang kuat di Jawa Timur, PKB berusaha memastikan kepemimpinan di tingkat cabang berjalan efektif. Penentuan Ketua DPC bukan hanya soal figur, tetapi juga tentang arah politik partai di daerah.
Keputusan akhir mengenai siapa yang akan memimpin DPC PKB Tulungagung akan ditentukan oleh DPP. Namun, Muscab ini sudah memberi gambaran jelas bahwa partai tengah menyiapkan barisan kader terbaik untuk menghadapi tantangan politik ke depan.
Muscab DPC PKB Tulungagung 2026 menjadi panggung konsolidasi penting dengan munculnya delapan nama kandidat Ketua. Forum ini menegaskan komitmen PKB untuk memperkuat struktur organisasi sekaligus menyiapkan strategi menghadapi kontestasi politik mendatang. Semua mata kini tertuju pada keputusan DPP PKB, yang akan menentukan siapa sosok pemimpin baru di Tulungagung.












