Daerah  

Prajurit TNI Asal Magelang Gugur dalam Misi Perdamaian PBB di Lebanon

Avatar photo
Prajurit TNI Asal Magelang Gugur dalam Misi Perdamaian PBB di Lebanon.

Magelang, JadiKabar. Com– Kabar duka datang dari misi perdamaian internasional. Seorang prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kontingen Garuda UNIFIL di Lebanon, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dilaporkan gugur saat menjalankan tugas.

Almarhum diketahui merupakan warga Dusun Deyangan RT 01/RW 03, Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Suasana duka menyelimuti kediamannya sejak pagi hari, Selasa (31/3/2026), dengan warga sekitar mulai berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir.

Tenda pun telah dipasang di depan rumah duka sebagai bentuk persiapan penyambutan jenazah.

Ketua RT setempat, Safrodin, mengungkapkan bahwa pihak keluarga menerima kabar duka pada Senin (30/3) sekitar pukul 18.00 WIB. Informasi awal yang diterima menyebutkan bahwa insiden terjadi saat proses evakuasi di wilayah penugasan.

“Informasi yang kami dengar, saat itu ada iring-iringan kendaraan. Mas Ichwan berada di bagian depan, kemudian kendaraan tersebut terkena ranjau saat melintas,” ujarnya kepada wartawan.

Namun demikian, detail lengkap kejadian sempat belum jelas dan masih simpang siur hingga akhirnya kepastian diperoleh pada Selasa pagi sekitar pukul 08.00 WIB melalui informasi resmi dari pihak terkait.

Sertu Muhammad Nur Ichwan merupakan putra pertama dari pasangan almarhum Isyadi dan Zeniah. Ia meninggalkan seorang istri bernama Anjani, yang berasal dari wilayah Borobudur, serta seorang anak perempuan yang masih berusia sekitar tujuh bulan.

Berdasarkan data yang dihimpun, almarhum lahir di Magelang pada 12 Mei 2000 dan bertugas sebagai bagian dari Kesdam IX/Udayana dalam misi perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Sebelumnya, pihak United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) juga telah mengonfirmasi adanya dua insiden terpisah yang menyebabkan gugurnya prajurit TNI di wilayah Lebanon selatan, tepatnya di sekitar Bani Hayyan. Insiden tersebut melibatkan kendaraan yang terkena ledakan dengan penyebab yang hingga kini masih dalam proses penyelidikan.

Juru bicara UNIFIL, Kandice Ardiel, menyatakan bahwa pihaknya tengah mendalami kedua peristiwa tersebut secara terpisah guna memastikan kronologi dan penyebab pasti kejadian.

Penulis: Abrian TamtamaEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi