SIMALUNGUN, JADIKABAR.COM – Semangat pembangunan infrastruktur terus digelorakan di Kabupaten Simalungun. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Jembatan Aramco yang berlangsung di Huta V Panambean, Nagori Bosar Galugur, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (06/04/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat sekaligus penuh harapan, karena pembangunan jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan pedesaan.
Acara peletakan batu pertama dihadiri sejumlah pimpinan daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun Mixnon Andreas Simamora hadir mewakili Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih.
Sekda didampingi Komandan Kodim 0207/Simalungun Gede Agus Dian Pringgana serta sejumlah unsur Forkopimda lainnya.
Kehadiran para pimpinan daerah tersebut menjadi simbol dukungan kuat terhadap percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan Kabupaten Simalungun.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut memiliki nilai strategis dalam membuka akses antarwilayah serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Menurutnya, keberadaan jembatan akan mempermudah mobilitas warga sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian dari desa ke pusat-pusat perdagangan.
“Pembangunan jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa,” ujar Mixnon.
Ia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Simalungun dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf. Gede Agus Dian Pringgana menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut juga sejalan dengan program pembangunan nasional yang menitikberatkan pada peningkatan konektivitas hingga ke wilayah pedesaan.
Menurutnya, infrastruktur yang memadai akan memperkuat integrasi ekonomi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.
“Pembangunan infrastruktur seperti jembatan ini sangat penting karena menjadi penghubung aktivitas ekonomi masyarakat serta mendukung ketahanan pangan di daerah,” ujarnya.
Selain kegiatan groundbreaking, acara tersebut juga dirangkaikan dengan kegiatan sosial berupa pemberian tali asih kepada masyarakat setempat.
Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Persatuan Istri Prajurit Kartika Chandra Kirana yang memasuki usia ke-80 tahun.
Pemberian bantuan ini menjadi bentuk kepedulian dan kedekatan antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Ratusan warga hadir menyaksikan langsung peletakan batu pertama pembangunan jembatan yang telah lama mereka nantikan.
Melalui perwakilan masyarakat, warga menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah daerah serta seluruh pihak yang telah memberikan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah mereka.
Masyarakat berharap keberadaan jembatan tersebut nantinya dapat mempermudah aktivitas sehari-hari, termasuk akses transportasi, pendidikan, serta kegiatan ekonomi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Simalungun Jepra Manurung, Kapolsek Tanah Jawa Banuara Manurung, unsur TNI-Polri, serta Camat Tanah Jawa yang diwakili oleh Kasi Trantib Rinaldi Samosir.
Hadir pula Pangulu Nagori Bosar Galugur Pahotan Manurung, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta ratusan warga setempat.
Dengan dimulainya pembangunan ini, masyarakat berharap kehadiran Jembatan Aramco nantinya mampu membawa perubahan positif, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kabupaten Simalungun. (AN)












