Berita  

Resmi Dilantik, Bos NK Cafe Djoni Sujadmoko Pastikan Program Makan Bergizi Tepat Sasaran dan Berdampak Ekonomi

Avatar photo
Resmi Dilantik, Bos NK Cafe Djoni Sujadmoko Pastikan Program Makan Bergizi Tepat Sasaran dan Berdampak Ekonomi
Resmi Dilantik, Bos NK Cafe Djoni Sujadmoko Pastikan Program Makan Bergizi Tepat Sasaran dan Berdampak Ekonomi

MALANG, JADIKABAR – Gabungan Pengusaha Makan dan Minum Bimtek Indonesia (Gapembi) Koordinator Wilayah (Korwil) Malang Raya resmi dikukuhkan di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jumat (24/4/2026).

Pasca pelantikan, Ketua Gapembi Malang Raya, Djoni Sujadmoko, menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai pilar menuju Indonesia Emas 2045.

Djoni menyampaikan bahwa fokus utama organisasi saat ini adalah memastikan penyajian makanan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berjalan maksimal. Program ini menyasar siswa sekolah hingga ibu hamil guna menjamin asupan gizi yang berkelanjutan.

“Kita berupaya bagaimana semua pihak bisa menyajikan makanan bergizi secara optimal bagi para pemanfaat, mulai dari adik-adik di bangku sekolah hingga ibu hamil,” ujar Djoni yang juga dikenal sebagai pemilik NK Cafe tersebut.

Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik sejak dini sangat krusial untuk membangun kesiapan fisik dan psikis generasi mendatang. Meski SPPG merupakan unit yang relatif baru, Djoni optimistis sinergi antar pengusaha akan mempercepat penyempurnaan standarisasi gizi di wilayah Malang Raya.

Selain fokus pada kesehatan, Djoni menekankan bahwa program Makan Bergizi Gratis memiliki misi strategis untuk menghidupkan sektor ekonomi kerakyatan. Ia memastikan bahwa pemenuhan bahan baku untuk SPPG tidak akan dimonopoli oleh kelompok tertentu, melainkan melibatkan pelaku usaha lokal.

“Pembelian bahan itu kepada UMKM dan koperasi setempat. Jadi, selain untuk kepentingan gizi, ada makna sampingan yaitu menghidupkan UMKM di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Langkah ini sejalan dengan konsentrasi pemerintah dalam memperkuat sektor UMKM yang mencakup sekitar 85% masyarakat Indonesia. Melalui koordinasi yang solid di bawah bendera Gapembi, diharapkan tercipta percepatan pertumbuhan ekonomi yang langsung dirasakan oleh masyarakat di tingkat bawah.

Acara pelantikan ini menjadi momentum penting bagi pengusaha di Jawa Timur untuk memperkuat sinergi dengan program nasional, sekaligus memastikan keberlanjutan rantai pasok pangan yang sehat dan mandiri.

Penulis: TFEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi