Berita  

PDI Perjuangan Kota Malang Gelar Musancab VI Serentak, Perkuat Konsolidasi Hadapi Pemilu 2029

Avatar photo
PDI Perjuangan Kota Malang Gelar Musancab VI Serentak, Perkuat Konsolidasi Hadapi Pemilu 2029
PDI Perjuangan Kota Malang Gelar Musancab VI Serentak, Perkuat Konsolidasi Hadapi Pemilu 2029

MALANG, JADIKABAR — PDI Perjuangan Kota Malang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) VI secara serentak di lima kecamatan se-Kota Malang. Kegiatan tersebut berlangsung di Ascent Premiere Hotel and Convention, Sabtu (25/4/2026).

Musancab ini menjadi bagian dari agenda strategis partai dalam memperkuat konsolidasi internal, melakukan restrukturisasi organisasi, serta mempersiapkan diri menghadapi kontestasi politik, termasuk Pemilu 2029.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, DPC PDI Perjuangan Kota Malang, anggota fraksi legislatif, pengurus PAC, hingga pengurus ranting se-Kota Malang. Kehadiran seluruh elemen struktural partai ini mencerminkan upaya penguatan soliditas organisasi dari tingkat kota hingga akar rumput.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga semangat perjuangan dan keberpihakan partai kepada masyarakat kecil.

“Partai ini lahir dari perjuangan panjang dan keberpihakannya jelas kepada rakyat kecil. Semangat itu tidak boleh padam, justru harus terus dihidupkan melalui kerja nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, Musancab bukan sekadar forum pergantian kepengurusan, tetapi juga momentum evaluasi menyeluruh terhadap kinerja partai, sekaligus penguatan soliditas internal hingga ke tingkat paling bawah.

“Ini bukan hanya tentang pemilihan berikutnya, tetapi tentang generasi berikutnya. Kepemimpinan kita dipertaruhkan hari ini,” tegasnya.

Sementara itu, pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, I Made Riandiana Kartika, menekankan pentingnya kesiapan sejak dini untuk menghadapi Pemilu 2029. Ia menyampaikan target ambisius partai di Kota Malang, yakni meraih 15 kursi di DPRD Kota Malang.

“Saya yakin kalau semuanya bergerak bersama dan solid, target 15 kursi bukan hal yang mustahil,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga menargetkan pengembalian tiga kursi DPR RI serta empat kursi DPRD Provinsi Jawa Timur dari daerah pemilihan Malang Raya sebagai bagian dari strategi penguatan representasi politik partai di tingkat daerah dan nasional.

Dalam kesempatan yang sama, I Made menegaskan pentingnya regenerasi kepengurusan dengan memberi ruang lebih luas kepada generasi muda dalam struktur partai.

“Harus ada keterwakilan usia 35 tahun ke bawah minimal satu orang dalam susunan pengurus. Anak muda harus dilibatkan karena mereka penerus kepemimpinan bangsa,” ujarnya.

Menurutnya, berbagai keputusan strategis bangsa lahir dari proses politik, sehingga partisipasi generasi muda dalam partai politik menjadi hal yang krusial.

Senada dengan hal tersebut, anggota Komisi XI DPR RI, Andreas Eddy Susetyo, menyampaikan bahwa restrukturisasi kepengurusan PAC merupakan langkah untuk mendorong profesionalisme dan modernisasi partai.

Ia menjelaskan bahwa dalam struktur kepengurusan baru, partai juga mengatur keterwakilan perempuan minimal 30 persen dan kaum muda minimal 20 persen sebagai bentuk komitmen terhadap prinsip inklusivitas.

“Ini bagian dari regenerasi dan profesionalisasi partai. Semua aturan yang digariskan harus dijalankan,” ujarnya.

Musancab VI serentak ini diharapkan mampu menghasilkan kepengurusan PAC yang solid, progresif, dan responsif terhadap dinamika masyarakat. Dengan restrukturisasi organisasi yang lebih inklusif dan modern, PDI Perjuangan optimistis dapat memperkuat basis dukungan serta menghadapi tantangan politik ke depan secara lebih terstruktur dan terukur.

Penulis: TFEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi