Berita  

Viral! Jualan Es Krim di Puncak Gunung Andong, Pendaki Rela Naik Demi Sensasi Tak Biasa

Avatar photo
Viral! Jualan Es Krim di Puncak Gunung Andong, Pendaki Rela Naik Demi Sensasi Tak Biasa
Viral! Jualan Es Krim di Puncak Gunung Andong, Pendaki Rela Naik Demi Sensasi Tak Biasa

KOTA MAGELANG, JADIKABAR — Fenomena tak biasa tengah ramai diperbincangkan di media sosial. Seorang pemuda diketahui berjualan es krim di puncak Gunung Andong, dan aksinya sukses menarik perhatian para pendaki.

Peristiwa ini mulai viral setelah video aktivitasnya tersebar luas di platform seperti Instagram dan TikTok. Dalam unggahan tersebut, terlihat pemuda itu menawarkan es krim di ketinggian, sesuatu yang jarang ditemui di jalur pendakian gunung.

Menurut informasi yang beredar, pemuda tersebut mulai berjualan di puncak sejak Sabtu, 11 April. Ia diketahui hanya membuka lapak pada akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu, saat jumlah pendaki meningkat.

Pengelola Basecamp via Pendem, Khoirul, menjelaskan bahwa awalnya penjual tersebut berjualan di area bawah dekat pintu masuk pendakian. Namun karena respons yang baik, ia kemudian mencoba naik hingga ke puncak.

“Awalnya jualan di bawah, dekat gerbang pendakian. Lalu mencoba naik ke atas, ternyata responsnya bagus,” ujar Khoirul saat dikonfirmasi pada Selasa (21/4).

Dari sisi harga, es krim yang dijual dibanderol cukup terjangkau, yakni Rp5.000 hingga Rp7.000, tergantung ukuran. Video viral tersebut pertama kali direkam oleh seorang pendaki, kemudian menyebar luas hingga menarik perhatian warganet.

Khoirul menambahkan, respons publik cenderung positif. Banyak pengguna media sosial yang memberikan dukungan, bahkan mengaku penasaran ingin mencoba sensasi menikmati es krim di puncak gunung.

“Banyak yang penasaran, ingin beli langsung di puncak. Bahkan kami menerima banyak pesan masuk dari pendaki yang tertarik,” tambahnya.

Sebagai informasi, Gunung Andong dikenal sebagai salah satu destinasi pendakian favorit di wilayah Magelang, khususnya bagi pemula. Jalurnya yang relatif ramah membuat gunung ini kerap dipadati pendaki, terutama saat akhir pekan.

Keberadaan penjual es krim di puncak pun kini menjadi daya tarik baru yang unik, sekaligus menambah pengalaman berbeda bagi para pendaki.

Penulis: Abrian TamtamaEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi