KUNINGAN, JADIKABAR.COM – Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menghadiri langsung acara Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Ummat Islam (PUI) Kabupaten Kuningan periode 2026–2031, Kamis (30/4/2026).
Turut hadir dalam kesempatan itu unsur Forkopimda, Kepala Kemenag Kabupaten Kuningan, Asda I, anggota DPRD, Ketua DPW PUI Provinsi, jajaran pengurus hingga tingkat ranting, para guru PUI, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru PUI Kuningan. Ia berharap kepemimpinan yang baru mampu membawa organisasi semakin maju dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.
“Selamat kepada Ketua dan seluruh pengurus yang baru dilantik. Amanah ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan komitmen untuk kemaslahatan umat,” ujarnya.
Bupati juga menyoroti perubahan signifikan pada sekretariat PUI yang kini tampak lebih tertata, representatif, dan nyaman. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan semangat baru dalam membangun organisasi yang lebih profesional.
“Perubahan ini bukan hanya tampilan, tetapi mencerminkan semangat kerja dan kesiapan dalam menjalankan peran organisasi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa PUI memiliki peran strategis sebagai organisasi Islam yang menjunjung tinggi nilai moderasi, toleransi, dan persatuan. Di tengah keberagaman masyarakat, PUI dinilai mampu menjadi penyejuk sekaligus perekat sosial.
“Hidayah tidak datang dari kekerasan, tetapi dari kelembutan. PUI telah menjadi mitra penting pemerintah dalam menjaga kondusivitas daerah,” tegasnya.
Menurutnya, stabilitas sosial yang terjaga merupakan fondasi utama dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan PUI perlu terus diperkuat.
Selain itu, Bupati juga menyoroti kontribusi besar PUI di sektor pendidikan. Dengan jaringan lembaga pendidikan yang luas, PUI dinilai memiliki peran penting dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kematangan spiritual, sosial, dan emosional.
“Pendidikan adalah kunci perubahan. Dari sinilah kita membangun generasi masa depan,” ungkapnya.
Sementara itu, Perwakilan ketua DPP PUI, H. Rizal Arifin, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen organisasi dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“PUI hadir bahkan sebelum NKRI dan turut membangun bangsa. Tantangan ke depan adalah bagaimana terus relevan dan memberikan kontribusi nyata, khususnya melalui pendidikan,” ujarnya.
Pelantikan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi serta memperkuat soliditas organisasi hingga ke tingkat akar rumput. Dengan semangat baru, PUI Kuningan diharapkan mampu menjadi kekuatan sosial yang aktif, konstruktif, dan solutif.
Pemerintah Kabupaten Kuningan pun berharap sinergi yang terjalin antara PUI dan pemerintah daerah dapat terus ditingkatkan guna mendukung terwujudnya visi pembangunan daerah, “Kuningan Melesat.
M.Nasir. Biro Cirebon.












