Jadikabar.com – Aroma kopi rempah mulai menguar pelan dari sebuah kedai sederhana di depan pintu masuk Perum Prima Regency, Desa Kemiri, Kecamatan . Di tempat itulah, sebuah ruang tongkrongan baru perlahan lahir dengan nuansa hangat, obrolan santai, dan sajian kuliner rumahan yang menggugah selera.
Menariknya, kedai tersebut bukan dibangun oleh pebisnis kuliner besar, melainkan oleh seorang wartawan yang akrab disapa Bolo Dewe. Dari dunia liputan berita, kini ia mencoba meracik cerita baru melalui secangkir kopi dan sajian makanan khas rumahan.
Pemilik Kedai KNIL Prima, atau yang akrab dipanggil Gus Tri Agus, menghadirkan berbagai menu minuman khas yang menjadi daya tarik utama kedainya.
Mulai dari kopi rempah yang hangat di tenggorokan, kopi robusta dengan karakter rasa kuat, hingga kopi susu butter spesial yang menghadirkan sensasi creamy dan aroma khas.
Di dapur kecil KNIL Prima, berbagai menu makanan rumahan juga disiapkan dengan cita rasa khas yang membuat pelanggan serasa makan di rumah sendiri.
Salah satu menu yang mulai banyak diburu pengunjung adalah sambelan ikan mujair dan mujair kuah kuning.
Racikan bumbu rempah yang digunakan menghadirkan rasa gurih dengan sentuhan aroma khas menyerupai kari, membuat menu tersebut terasa hangat dan cocok disantap bersama keluarga maupun teman.
Di tengah maraknya kuliner modern dan makanan cepat saji, menu rumahan seperti ini justru memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat.
Apalagi ketika disajikan dengan suasana santai ditemani secangkir kopi hangat.
“Monggo bagi masyarakat Desa Kemiri dan warga Sidoarjo berkenan mampir mencicipi menu makanan yang kami hidangkan. Harga relatif terjangkau pol,” ujar sambil tersenyum.
Dengan konsep sederhana namun nyaman, Kedai KNIL Prima perlahan mulai menjadi tempat berkumpul baru bagi warga sekitar.
Tidak hanya untuk makan dan minum kopi, tetapi juga menjadi ruang bercengkerama, bertukar cerita, hingga tempat melepas penat setelah aktivitas sehari-hari.
Di sudut kedai, aroma kopi bercampur obrolan ringan menghadirkan suasana yang akrab dan hangat.
Hal sederhana seperti itulah yang kini mulai dicari banyak orang di tengah kehidupan kota yang semakin sibuk.
Selain melayani pelanggan yang datang langsung, KNIL Prima juga menerima pesanan paket makanan untuk berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari arisan, rapat, hingga acara keluarga.
Kehadiran KNIL Prima juga menjadi gambaran bagaimana banyak insan media kini mulai merambah dunia usaha kreatif dan kuliner.
Bukan sekadar mencari peluang usaha, tetapi juga menghadirkan ruang baru yang bisa dinikmati masyarakat.
Di balik secangkir kopi dan semangkuk mujair kuah kuning itu, ada semangat sederhana tentang kebersamaan, keramahan, dan cita rasa rumahan yang tetap bertahan di tengah perkembangan zaman.
Dan di Desa Kemiri, aroma itu kini mulai dikenal lewat sebuah kedai kecil bernama KNIL Prima. (Ryo)












