Tawuran Brutal Pecah di Depan Klinik Sri Husada Magelang, CCTV Rekam Wajah Pelaku Bersenjata Tajam

Avatar photo
Keterangan Foto: (Rekaman Yang di Ambil CCTV)

Magelang, Jadikabar.com – Aksi tawuran antarkelompok pemuda pecah di kawasan Jalan Sultan Agung, tepatnya di depan Klinik Utama Sri Husada, Jurangombo Selatan, Magelang Selatan, Minggu dini hari (17/5/2026).

Peristiwa tersebut sempat membuat warga sekitar resah lantaran para pelaku terlihat membawa senjata tajam dan saling serang di tengah jalan.

Dalam rekaman yang beredar, dua kelompok pemuda diketahui terlibat bentrokan dengan saling melempar batu serta mengayun-ayunkan senjata.

Bahkan, salah satu kelompok terlihat melakukan pengejaran terhadap kelompok lawan sambil membawa senjata tajam jenis celurit.

Aksi para pemuda tersebut dilakukan dengan mengendarai sejumlah sepeda motor. Situasi di lokasi sempat mencekam akibat suara teriakan dan lemparan batu yang terjadi di sekitar kawasan tersebut.

(Rekaman CCTV)

Kasat Reskrim Polres Magelang Kota, Iwan Kristiana mengatakan, kejadian tawuran itu berlangsung sekitar pukul 02.37 WIB. Pihak kepolisian langsung bergerak menuju lokasi usai menerima laporan dari masyarakat.

“Saat ini sudah kami lakukan lidik, dalami, dan sedang kami telusuri kelompok pemuda tersebut. Perintah Pak Kapolres untuk bergerak cepat mengejar dan mengamankan mereka yang telah meresahkan Kota Magelang,” jelasnya, Minggu (17/5/2026).

Menurut Iwan, pihak kepolisian juga telah mengantongi rekaman CCTV yang memperlihatkan jelas aksi para pelaku saat melakukan tawuran di lokasi kejadian.”Wajah pelaku terlihat jelas di rekaman CCTV,” katanya.

Akibat peristiwa tersebut, sejumlah warga dilaporkan menjadi korban dan saat ini menjalani rawat jalan di rumah masing-masing. Polisi kini masih melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) di sekitar tempat kejadian perkara guna mengungkap identitas seluruh pelaku yang terlibat.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat Kota Magelang dan sekitarnya untuk segera melapor apabila menemukan kelompok remaja mencurigakan atau aktivitas nongkrong hingga larut malam yang berpotensi mengganggu keamanan. “Semoga Kota Magelang selalu kondusif dan aman,” pungkasnya. (AT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi