Pemkab Simalungun Tegaskan Dukungan Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Banjir di Sumut

Avatar photo
Keterangan Foto: Rapat Koordinasi Bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Aula Kantor Gubernur Sumatera Selatan

SILIMANGUN, JADIKABAR.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Sumatera Utara.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, dalam rapat koordinasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Senin (12/01/2026).

Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang juga menjabat sebagai Kepala Satuan Tugas Rehabilitasi Pasca Bencana. Forum tersebut menjadi ajang konsolidasi para pemangku kepentingan guna memastikan proses pemulihan pasca banjir berjalan sesuai rencana.

Selain Mendagri, rapat turut dihadiri Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA) Veronica Tan, Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Wakil Gubernur H. Surya, B.Sc, unsur Forkopimda Sumut, serta seluruh bupati dan wali kota se-Provinsi Sumatera Utara.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan bahwa pemerintah pusat ingin memantau secara langsung kondisi pemulihan di daerah terdampak bencana. Sejumlah indikator menjadi perhatian, antara lain kelangsungan pemerintahan, akses layanan kesehatan dan pendidikan, ketersediaan infrastruktur jalan, serta pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurut Mendagri, secara umum kondisi pemulihan di Sumatera Utara sudah mendekati target yang direncanakan, meskipun masih terdapat beberapa wilayah yang menghadapi kendala, khususnya pada pasokan air bersih dan listrik.

“Saya kira di Sumut hampir semuanya sudah kembali normal. Hanya beberapa daerah yang masih mengalami gangguan, seperti listrik yang belum sepenuhnya masuk. Kita juga mengapresiasi kepemimpinan Bapak Gubernur Sumut,” ujar Mendagri.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution memaparkan kondisi terkini Sumut pada masa transisi pasca bencana. Berdasarkan data yang disampaikan, banjir berdampak terhadap 479.325 kepala keluarga atau sekitar 1.804.827 jiwa.

Korban meninggal dunia tercatat sebanyak 37 orang, sementara 41 orang lainnya masih dalam pencarian. Selain itu, masih terdapat sejumlah wilayah yang terisolasi, yakni dua kecamatan dan empat desa di Kabupaten Tapanuli Utara, serta empat kecamatan dan lima desa di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Usai mengikuti rapat koordinasi, Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih menyatakan bahwa Pemkab Simalungun siap memberikan dukungan penuh guna mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana.

Bupati juga menyampaikan doa dan harapan agar seluruh kabupaten dan kota yang terdampak banjir dapat segera pulih, sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari seperti sediakala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi