Daerah  

Cegah Gesekan Antarperguruan, Kapolres Malang Dorong IPSI Perkuat Persaudaraan Pesilat

Avatar photo
Usai Kegiatan Berfoto Bersama.

Malang, JadiKabar com– Upaya menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Malang terus diperkuat melalui sinergi antara kepolisian dan organisasi pencak silat. Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri meminta Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Malang bersama seluruh perguruan untuk memperkuat persaudaraan serta mencegah potensi gesekan antaranggota.

Pesan tersebut disampaikan Rulian ketika menerima kunjungan jajaran Pengurus IPSI Kabupaten Malang di ruang kerjanya, Rabu (12/8/2026). Silaturahmi itu menjadi momentum membahas perkembangan organisasi sekaligus membangun komitmen bersama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Rulian menilai keberadaan IPSI dan berbagai perguruan pencak silat memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan yang aman. Karena itu, setiap persoalan maupun perbedaan yang muncul di antara perguruan diharapkan dapat diselesaikan melalui komunikasi dan dialog.

Ia juga meminta para pengurus turut memberikan pemahaman kepada anggotanya agar tidak mudah terpengaruh informasi maupun isu yang berpotensi memicu pertikaian.

“Setiap perbedaan dan dinamika yang muncul harus disikapi dengan bijaksana. Utamakan komunikasi dan musyawarah agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik,” ujar Rulian.

Menurutnya, pembinaan terhadap para pesilat tidak hanya berorientasi pada kemampuan bela diri, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan dan sportivitas. Kegiatan pencak silat diharapkan menjadi wadah yang mampu memberikan dampak positif, khususnya bagi generasi muda.

Kapolres juga menekankan pentingnya menjaga hubungan baik yang selama ini telah dibangun antarperguruan. Menurut dia, komunikasi yang intensif dapat menjadi langkah pencegahan apabila sewaktu-waktu muncul persoalan di lapangan.

“Jaga persaudaraan dan jangan mudah terprovokasi. Jangan sampai ada pihak yang sengaja memanfaatkan perbedaan untuk mengadu domba antarperguruan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum IPSI Kabupaten Malang Zia’ulhaq menyambut baik arahan tersebut. Ia mengatakan komunikasi dan kebersamaan antarperguruan menjadi fondasi penting untuk menjaga keberadaan pencak silat tetap memberikan manfaat bagi masyarakat.

Zia’ulhaq menegaskan setiap perbedaan yang muncul dalam dinamika organisasi akan diupayakan penyelesaiannya melalui dialog dan musyawarah. Dengan demikian, persoalan internal tidak sampai menimbulkan dampak di tengah masyarakat.

“Kami terus mendorong komunikasi dan kebersamaan antarperguruan. Kalau ada perbedaan, tentunya lebih baik dibicarakan dan diselesaikan melalui musyawarah,” katanya.

Selain menjaga kondusivitas, IPSI Kabupaten Malang juga berkomitmen meningkatkan pembinaan atlet. Pengembangan prestasi diharapkan dapat membuka lebih banyak ruang bagi para pesilat untuk berkompetisi secara sehat sekaligus membawa nama Kabupaten Malang di berbagai kejuaraan.

Pembinaan tersebut juga diharapkan mampu menjadi sarana positif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, membangun karakter dan mempererat hubungan persaudaraan di antara sesama pesilat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi