Bangkalan, Jadikabar.com – Sejumlah kepala desa dan tokoh desa dari empat kecamatan mendatangi Polres Bangkalan untuk menyuarakan keresahan masyarakat terkait maraknya pencurian hewan sapi yang disebut sudah meresahkan warga dalam waktu lama.
Rombongan tersebut di antaranya dipimpin Bahrudin, Kepala Desa Brakas Dajah yang juga disebut sebagai Ketua PKDI Modung serta Wakil Ketua PKDI Bangkalan. Turut hadir pula Syaiful, Kepala Desa Karangentang, bersama unsur perangkat desa dan tokoh masyarakat dari Kecamatan Modung, Galis, Tanah Merah, dan Kwanyar.
Dalam keterangannya kepada media, para kepala desa menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Polres Bangkalan yang telah berhasil menangkap dua terduga pelaku pencurian sapi.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kinerja Polres Bangkalan yang sudah menangkap dua pelaku. Kebetulan penangkapannya terjadi di Kecamatan Modung,” ujar salah satu perwakilan kepala desa.
Namun demikian, para kepala desa menegaskan bahwa penangkapan dua orang tersebut belum cukup. Mereka meminta aparat mengembangkan kasus hingga seluruh jaringan pelaku berhasil diungkap.
“Kami mendukung penuh proses pengembangan kasus ini dan menuntut agar diselesaikan setuntas-tuntasnya. Karena pelaku lainnya masih ada di luar,” tegasnya.
Menurut mereka, aksi pencurian sapi yang terjadi diduga dilakukan kelompok terorganisir dengan jaringan luas dan sudah lama beroperasi di wilayah empat kecamatan tersebut.
“Ini diduga sindikat besar pencurian hewan di empat kecamatan. Mereka berkelompok dan keberadaannya sebenarnya sudah tidak asing lagi di masyarakat,” lanjutnya.
Para kepala desa juga menyatakan siap membantu kepolisian dalam proses penyelidikan, termasuk bila ditemukan adanya warga desa yang terlibat dalam aksi kriminal tersebut.
“Kami siap membantu sampai ke akar-akarnya. Kalau memang ada warga desa kami yang terlibat, kami serahkan kepada hukum,” ujarnya.
Pernyataan keras para kepala desa ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah desa kini ikut bergerak bersama aparat untuk memutus rantai pencurian sapi yang selama ini merugikan peternak dan membuat warga resah.
Masyarakat kini berharap langkah tegas Polres Bangkalan tidak berhenti pada dua pelaku yang sudah diamankan, melainkan mampu membongkar seluruh jaringan hingga ke aktor utama di balik maraknya pencurian sapi di Bangkalan.”Tutupnya. (ED)












