Pesawat ATR Rute Yogyakarta-Makassar Hilang Kontak di Sulsel, Basarnas Aktifkan Operasi SAR

Avatar photo
Pesawat ATR Rute Yogyakarta–Makassar Hilang Kontak di Sulsel, Basarnas Aktifkan Operasi SAR
Foto Istimewa (Google Gemini)Pesawat ATR Rute Yogyakarta–Makassar Hilang Kontak di Sulsel, Basarnas Aktifkan Operasi SARPesawat ATR Rute Yogyakarta–Makassar Hilang Kontak di Sulsel, Basarnas Aktifkan Operasi SAR

Jakarta, JADIKABAR.COM – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) membenarkan adanya laporan pesawat jenis ATR milik maskapai Indonesia Air Transport yang mengalami hilang kontak saat menjalani penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar, Sabtu (17/1/2026). Pesawat tersebut diketahui membawa total 11 orang, terdiri dari kru dan penumpang.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Edy Prakoso, menjelaskan bahwa informasi hilangnya kontak pesawat diterima dari AirNav Indonesia. Berdasarkan laporan awal, kontak terakhir pesawat terjadi di wilayah udara Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

“Setelah menerima laporan dari AirNav Indonesia, Basarnas langsung mengaktifkan operasi pencarian dan pertolongan serta mengerahkan tim SAR menuju area yang diduga menjadi lokasi hilangnya kontak,” ujar Edy Prakoso dalam keterangannya kepada media.

Menurut Edy, hingga saat ini Basarnas masih melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait, termasuk TNI, Polri, otoritas penerbangan, pemerintah daerah, serta unsur SAR setempat. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat proses pencarian dan memastikan seluruh prosedur penanganan darurat berjalan sesuai standar operasional.

Operasi pencarian dilakukan dengan mengerahkan personel SAR darat, laut, dan udara, disesuaikan dengan kondisi geografis wilayah Sulawesi Selatan yang didominasi perbukitan dan kawasan hutan. Basarnas juga memanfaatkan peralatan pendukung, termasuk sistem komunikasi darurat dan pemantauan udara, guna memperluas jangkauan pencarian.

Basarnas menegaskan bahwa hingga saat ini belum dapat disimpulkan penyebab hilangnya kontak pesawat tersebut. Seluruh informasi yang berkembang masih bersifat awal dan akan diperbarui secara resmi setelah ada hasil verifikasi di lapangan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu informasi resmi dari Basarnas maupun otoritas penerbangan. Setiap perkembangan akan kami sampaikan secara terbuka dan bertanggung jawab,” tegas Edy Prakoso.

Sementara itu, pihak keluarga penumpang dan kru pesawat telah mendapatkan pendampingan serta informasi awal dari otoritas terkait. Basarnas memastikan aspek kemanusiaan menjadi perhatian utama dalam proses pencarian ini.

Hingga berita ini diturunkan, operasi SAR masih berlangsung dan Basarnas terus melakukan upaya maksimal untuk menemukan keberadaan pesawat tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *