Jakarta, Jadikabar.com – mengejutkan datang dari presenter legendaris program Jejak Si Gundul, Widi Heru Wasana atau yang lebih dikenal sebagai Heru Gundul.
Saat melakukan proses rescue ular kobra jenis Naja di wilayah Kranggan–Secang, Jawa Tengah, Heru mzengalami insiden serius setelah matanya terkena semburan bisa ular secara langsung.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Heru memperlihatkan kondisi matanya yang membengkak dan memerah akibat paparan bisa ular tersebut. Ia menyebut kejadian itu sebagai pengingat bahwa risiko saat menangani satwa liar bisa datang kapan saja, bahkan kepada orang yang sudah sangat berpengalaman.
“Hari apes enggak ada di kalender. Dapat sapaan dari Naja. Lebih berhati-hati yo lur di saat rescue,” tulis Heru dalam unggahannya.
Akibat semburan bisa yang mengenai area mata, Heru mengaku mengalami rasa panas luar biasa dan tidak mampu membuka matanya selama kurang lebih 18 jam.
Ia juga menyebut racun sempat memengaruhi jaringan saraf mata sehingga membuat kondisinya sangat menyakitkan. Beruntung, setelah mendapatkan penanganan, kondisi presenter berusia 53 tahun itu perlahan membaik.
Mata yang sebelumnya merah dan bengkak mulai pulih, meski masih terasa sedikit mengganjal. Heru pun menyampaikan terima kasih atas doa dan dukungan masyarakat yang terus mengalir untuk kesembuhannya.
Sosok Heru Gundul sendiri sudah dikenal luas sejak tahun 2007 melalui program Jejak Si Gundul di Trans7.
Dengan ciri khas kepala plontos dan keberaniannya berinteraksi langsung dengan satwa liar, terutama ular berbisa, ia menjadi salah satu figur petualangan dan edukasi satwa paling populer di Indonesia. Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bahwa proses penyelamatan satwa liar bukan pekerjaan sederhana.
Dibutuhkan pengalaman, pengetahuan, perlengkapan keselamatan, serta kewaspadaan tinggi karena risiko bisa terjadi dalam hitungan detik, bahkan kepada penyelamat yang sudah bertahun-tahun berkecimpung di lapangan.”imbuhnya.
Semoga Heru Gundul segera pulih sepenuhnya dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa.”kata Netizen. (Risma)












