SIDOARJO, JADIKABAR.COM – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan berbagai pihak, termasuk jajaran kepolisian di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Kali ini, anggota Polsek Prambon turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan lahan jagung milik petani di Desa Bulang, Kecamatan Prambon, Sabtu (18/4/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menjaga stabilitas sektor pertanian. Di lokasi, petugas melakukan pemantauan terhadap kondisi lahan serta tanaman jagung yang tengah dalam tahap pengolahan. Lahan yang dikelola oleh salah satu petani, Jony, menjadi fokus pengecekan guna memastikan proses penataan berjalan sesuai rencana.
Kapolsek Prambon, Sugiono, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar monitoring, tetapi juga bentuk dukungan nyata terhadap petani dalam meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Ia menyebutkan bahwa saat ini lahan sedang dalam tahap penataan struktur tanah menggunakan alat berat untuk menciptakan kondisi tanah yang lebih ideal.
“Kami bersama petani melakukan kontrol langsung terhadap lahan yang saat ini sedang dalam proses penataan struktur tanah menggunakan tiga alat berat. Hal ini bertujuan agar tanah menjadi lebih subur dan tidak terjadi genangan air, sehingga hasil panen dapat maksimal,” ujarnya.
Menurutnya, langkah tersebut sangat penting mengingat kondisi lahan yang baik akan sangat berpengaruh terhadap hasil panen ke depan. Dengan struktur tanah yang lebih tertata, risiko gagal panen akibat genangan air atau kondisi tanah yang kurang optimal dapat diminimalisir.
Kehadiran polisi di tengah aktivitas pertanian juga menjadi simbol kedekatan antara aparat dengan masyarakat. Program yang dikenal sebagai Polisi Cinta Petani ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya di daerah.
Secara umum, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketersediaan pangan. Di Kabupaten Sidoarjo sendiri, pengembangan lahan pertanian terus didorong agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Dari hasil pengecekan di lapangan, proses pengolahan lahan jagung di Desa Bulang dilaporkan berjalan dengan baik dan sesuai rencana. Penataan struktur tanah yang dilakukan diharapkan mampu meningkatkan kualitas lahan sehingga produktivitas jagung ke depan bisa lebih optimal.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara aparat dan petani terus terjalin, sehingga program ketahanan pangan tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar terwujud melalui langkah nyata di lapangan.












