Berita  

PAN Kota Magelang Mulai Panaskan Mesin Politik 2029, Bidik Tiga Kursi DPRD

Avatar photo
PAN Kota Magelang Mulai Panaskan Mesin Politik 2029, Bidik Tiga Kursi DPRD
Foto Artikel Istimewa PAN Kota Magelang Mulai Panaskan Mesin Politik 2029, Bidik Tiga Kursi DPRD

Kota Magelang – Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Magelang mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029. Konsolidasi internal dilakukan melaluiRapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Musyawarah Cabang (Muscab) bersama yang digelar di Hotel Atria Kota Magelang, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 12.00 WIB tersebut diawali dengan makan bersama sebelum dilanjutkan dengan agenda konsolidasi organisasi. Sekitar 75 Kader dan Generasi Muda PAN Kota Magelang mengikuti kegiatan tersebut.

Forum tersebut menjadi momentum bagi PAN Kota Magelang untuk menyatukan visi, memperkuat struktur organisasi, sekaligus menyusun langkah politik menuju Pemilu 2029.

Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya perwakilan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jawa Tengah Renaldi Freyar Hawadi, Ketua PAN Kota Magelang Joko Pramudianto yang akrab dipanggik Mas Antok Sekretaris PAN Kota Magelang Zulfal Abdullah, penasihat PAN Kota Magelang K.H Abu Ubaidah dan Drs. H Widodo, serta staf ahli pangan Menteri Koordinator Bidang Pangan Machendra Setyo Atmaja.

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari jajaran kepemudaan Kota Magelang yang dipimpin Ketua Pemuda Kota Magelang Fery Fariansyah.

Suasana konsolidasi semakin menguat ketika panitia mengajak peserta meneriakkan yel-yel politik.

“Kader?” seru panitia.
“Siap!” jawab peserta.
“PAN?”
“Menang!”

Sementara ketika ditanya mengenai target DPD PAN Kota Magelang, peserta serentak menjawab, “Tiga Kursi! Bisa, Bisa,Bisa” Target tiga kursi DPRD Kota Magelang menjadi salah satu pesan utama yang disampaikan dalam forum tersebut.

Target itu disebut bukan sekadar ambisi politik, melainkan upaya mengulang sejarah capaian PAN Kota Magelang. Tiga kursi yang dibidik diharapkan berasal dari tiga wilayah pemilihan, yakni Magelanh Utara, Magelang Tengah, Magelang Selatan.

“Kenapa tiga kursi? Itu bukan bahasa mimpi, tetapi itu sejarah yang harus kita ulang kembali, yang harus kita bangun hari ini,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan panitia.
Menurut panitia, target tersebut membutuhkan kesatuan langkah, optimisme, serta rasa percaya diri seluruh kader.

PAN Kota Magelang juga didorong untuk tidak menyerahkan seluruh perjuangan kepada pengurus DPD. Kader diharapkan mulai membangun basis dukungan dari lingkungan terdekat, mulai dari keluarga, tetangga, hingga masyarakat di sekitar tempat tinggal masing-masing.

“Yang kita butuhkan adalah satu komando, satu visi, dan rasa optimis yang sama untuk membangun Kota Magelang,” tegasnya.

Rakerda dan Muscab bersama tersebut juga menjadi forum untuk menyusun program kerja dan rencana perjalanan organisasi menuju Pemilu 2029.

Selain menargetkan tiga kursi DPRD Kota Magelang, PAN Kota Magelang juga mendorong tercapainya satu kursi DPRD Provinsi Jawa Tengah (Jateng) satu kursi DPR RI.

Dalam sambutannya, panitia menyebut keberadaan tokoh-tokoh PAN di tingkat pusat sebagai bagian dari kekuatan yang dapat dimanfaatkan untuk menyerap dan menyalurkan gagasan dari daerah.

Pesan yang ditekankan kepada kader adalah bagaimana seluruh gagasan tersebut tidak berhenti dalam forum, tetapi dapat diterjemahkan menjadi program dan kerja nyata hingga 2029.

“Semangat itu harus dibangun dari hari ini,” ujarnya.

PAN Kota Magelang juga menekankan pentingnya membangun kepercayaan diri kader. Seluruh peserta yang hadir diharapkan pulang dari kegiatan tersebut dengan semangat baru untuk mulai bekerja di lingkungan masing-masing.

Peluang dukungan, menurut panitia, dapat dibangun dari lingkaran sosial terdekat.
Keluarga, tetangga, teman, maupun masyarakat di sekitar kader dinilai menjadi bagian penting dalam membangun basis politik secara bertahap.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu membuat konsolidasi PAN tidak hanya berlangsung di tingkat struktur organisasi, tetapi juga berkembang hingga masyarakat.

“Teman-teman semua pulang dari sini mulai membangun orang-orang di sekitarnya. Peluang itu tidak jauh, ada di sebelah, ada di tetangga kita, ada di keluarga kita,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, sejarah perjalanan PAN Kota Magelang juga kembali disinggung.
Salah satu tokoh senior yang disebut sebagai bagian dari sejarah awal pergerakan PAN Kota Magelang adalah K.H Baitdillah. Kehadirannya di tengah-tengah kader dinilai menjadi pengingat perjalanan panjang partai di Kota Magelang.

Dalam sambutan panitia disebutkan bahwa PAN Kota Magelang pernah memperoleh dua kursi di tingkat kota serta satu kursi di tingkat provinsi. Sejarah tersebut kemudian dijadikan pijakan untuk membangun kembali kekuatan partai menuju Pemilu 2029.

“Beliau hadir di tengah-tengah kita ini sudah sesepuh.” demikian bagian sambutan yang disampaikan dalam forum tersebut.

Pesan tersebut sekaligus menjadi ajakan kepada generasi PAN saat ini untuk meneruskan perjuangan para tokoh yang sebelumnya membangun fondasi partai di Kota Magelang.

Kehadiran generasi muda dalam Rakerda dan Muscab bersama tersebut juga menjadi bagian penting dari agenda konsolidasi.

PAN Kota Magelang melihat regenerasi sebagai kebutuhan strategis untuk menjaga keberlanjutan organisasi hingga 2029 dan periode-periode berikutnya.

Dengan melibatkan sekitar 75 kader dan generasi muda, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan keputusan organisasi, tetapi juga membangun semangat kebersamaan antara pengurus, kader senior, generasi muda, dan relawan.

Bagi PAN Kota Magelang, perjalanan menuju Pemilu 2029 masih panjang. Karena itu, target tiga kursi DPRD Kota Magelang, satu kursi DPRD Provinsi Jawa Tengah, serta satu kursi DPR RI ditempatkan sebagai bagian dari agenda konsolidasi yang mulai dibangun sejak sekarang.

Rakerda dan Muscab bersama di Hotel Atria pun menjadi titik awal untuk menyatukan kembali langkah kader PAN Kota Magelang.

Dari konsolidasi internal, penguatan basis masyarakat, hingga regenerasi kader, PAN Kota Magelang menegaskan tekadnya untuk membangun kembali kekuatan politik di Kota Magelang dan mengulang capaian sejarah partai pada Pemilu mendatang.

Abrian Tamtama

Penulis: AbrianEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi