PANGKEP, JADIKABAR – Lomba Pidato AHY Muda dengan tema “Bersama Rakyat, Kita Bangun Indonesia” digelar di SMA Negeri 3 Pangkep, Jumat (14/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh peserta didik dari sejumlah SMA dan SMK di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).w
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Pangkep, Mashuri Adsan, S.Ag., M.Pd., pengurus DPC Partai Demokrat Pangkep, para peserta lomba, serta sejumlah siswa yang turut menyaksikan dan memberikan dukungan.
Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan gagasan dan pandangan mereka mengenai berbagai persoalan yang ada di lingkungan sekitar maupun persoalan bangsa. Melalui lomba tersebut, peserta tidak hanya dituntut mampu berpidato, tetapi juga belajar menyusun gagasan, menyampaikan pendapat, serta berani tampil di hadapan publik.
Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Pangkep, Mashuri Adsan, S.Ag., M.Pd., menilai kegiatan seperti Lomba Pidato AHY Muda sangat baik diterapkan, khususnya bagi kalangan pelajar.
Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan dunia politik kepada generasi muda secara lebih dekat, sekaligus memberikan pemahaman mengenai bagaimana politik dan kehidupan demokrasi berlangsung di tengah masyarakat.
“Menurut saya kegiatan seperti ini sangat bagus diterapkan. Selain memperkenalkan partai politik dan bagaimana berpolitik, anak-anak juga diajarkan untuk mampu berbicara dan menyampaikan persoalan-persoalan yang ada di sekitarnya,” ujarnya.
Ia menilai kemampuan siswa dalam menyampaikan pendapat merupakan bagian penting dalam dunia pendidikan. Sekolah tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta didik untuk membangun keberanian, kemampuan berkomunikasi, berpikir kritis, serta menyampaikan gagasan secara bertanggung jawab.
“Ini juga bagian dari pendidikan. Anak-anak kita harus diberikan ruang untuk berbicara, menyampaikan apa yang mereka lihat dan rasakan di lingkungannya, kemudian bagaimana mereka menawarkan gagasan atau solusi terhadap persoalan tersebut,” lanjutnya.
Menurutnya, kegiatan semacam ini juga dapat menjadi pembelajaran demokrasi bagi siswa. Dengan diberikan ruang untuk berpendapat dan berargumentasi, para pelajar diharapkan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya berani berbicara, tetapi juga mampu menghargai perbedaan pendapat.
Sementara itu, pelaksanaan Lomba Pidato AHY Muda berlangsung dengan antusias. Para peserta dari berbagai sekolah tampil menyampaikan pidato dengan membawa gagasan masing-masing mengenai kehidupan masyarakat, pendidikan, kepemudaan, demokrasi, hingga harapan terhadap masa depan Indonesia.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu ruang bagi generasi muda Pangkep untuk mengasah kemampuan berbicara di depan umum sekaligus belajar memahami persoalan sosial dan kebangsaan.
Dengan mengusung semangat “Suarakan Gagasan, Wujudkan Masa Depan!”, Lomba Pidato AHY Muda diharapkan dapat memberikan pengalaman positif bagi para pelajar sekaligus mendorong mereka menjadi generasi yang kritis, percaya diri, dan mampu mengambil peran dalam kehidupan masyarakat serta bangsa.












