LOMBOK TENGAH, JADIKABAR.COM – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Ardhia Rinjani Kabupaten Lombok Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Salah satu bentuk komitmen tersebut diwujudkan melalui respon cepat terhadap setiap pengaduan konsumen, baik yang disampaikan secara langsung maupun melalui layanan pengaduan resmi.
Setiap keluhan pelanggan, mulai dari gangguan distribusi air hingga permasalahan teknis lainnya, ditangani dengan sigap. Bahkan, dalam banyak kasus, petugas PDAM langsung turun ke lapangan hanya dalam hitungan jam setelah pengaduan diterima. Langkah ini sejalan dengan semangat PDAM dalam mewujudkan pelayanan prima dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Direktur Utama PDAM Tirta Ardhia Rinjani Lombok Tengah, Bambang Supratomo, menegaskan bahwa pelayanan cepat dan tepat merupakan bagian dari moto dan budaya kerja perusahaan yang dipimpinnya.
“Memberikan pelayanan cepat dan tepat kepada konsumen adalah komitmen kami. Setiap pengaduan akan kami respon di hari yang sama tanpa menunggu lama. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami kepada pelanggan,” ujar Bambang Supratomo saat ditemui di kantornya, Selasa (7/1/2025).
Menurut Bambang, sistem respon cepat telah diterapkan di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) PDAM yang tersebar di masing-masing kecamatan. Ia menekankan bahwa tidak ada toleransi bagi penanganan pengaduan yang berlarut-larut.
Sebagai bentuk pengawasan internal, manajemen PDAM Lombok Tengah juga menerapkan evaluasi ketat terhadap kinerja unit di lapangan. Bambang menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada UPT yang dinilai lamban dalam merespons laporan masyarakat.
“Setiap pengaduan wajib direspon cepat. Kalau ada unit yang lamban atau tidak serius, tentu akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan standar pelayanan yang sama di seluruh wilayah pelayanan PDAM Lombok Tengah.
Bambang mengakui bahwa selama ini kecepatan respon terhadap pengaduan konsumen cukup teruji. Setiap laporan yang masuk, baik melalui call center maupun secara langsung, langsung ditindaklanjuti oleh petugas.
“Sepanjang permasalahan bisa kami atasi pada hari itu, maka langsung kami selesaikan. Namun untuk gangguan berat yang membutuhkan waktu lebih lama, seperti akibat longsor atau kerusakan jaringan besar, tentu memerlukan proses dan penanganan bertahap,” jelasnya.
Meski demikian, PDAM tetap berupaya memberikan informasi dan penjelasan kepada konsumen agar masyarakat memahami kondisi di lapangan.
PDAM Tirta Ardhia Rinjani Lombok Tengah menyadari bahwa peningkatan pelayanan tidak dapat dilakukan secara instan. Pembenahan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta optimalisasi sistem pelayanan membutuhkan proses, waktu, dan dukungan berbagai pihak.
“Kami akan terus bergerak dan berbenah demi perbaikan pelayanan. Kami juga berharap dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat agar pelayanan air bersih di Lombok Tengah semakin baik,” pungkas Bambang.
Dengan langkah-langkah tersebut, PDAM Lombok Tengah berharap masyarakat dapat menikmati layanan air bersih yang lebih andal, responsif, dan berkelanjutan.












