Berita  

Babinsa Kecapi Bersama Warga Kebut Pembangunan Koperasi Merah Putih

Avatar photo
Babinsa Kecapi Bersama Warga Kebut Pembangunan Koperasi Merah Putih
FOTO ISTIMEWA Babinsa Kecapi Bersama Warga Kebut Pembangunan Koperasi Merah Putih

JADIKABAR CIREBON – Semangat gotong royong kembali terlihat di tengah masyarakat Kelurahan Kecapi, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Demi mempercepat penyelesaian pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Babinsa Kelurahan Kecapi, Sertu Asep Hardiana, turun langsung bersama warga dalam kegiatan kerja bakti di lokasi pembangunan, Selasa (7/4/2026).

Kegiatan tersebut menjadi gambaran nyata kebersamaan antara aparat kewilayahan dan masyarakat dalam mendukung pembangunan fasilitas ekonomi kerakyatan yang diharapkan mampu memberi manfaat jangka panjang bagi warga sekitar.

Pembangunan koperasi yang berlokasi di Jl. Dukuh Semar RT 01 RW 03, Kelurahan Kecapi itu kini memasuki tahap lanjutan. Dalam kerja bakti tersebut, sejumlah pekerjaan konstruksi terus dikebut, mulai dari plesteran dinding, acian dinding, pemasangan kolom baja, hingga pengecoran lantai.

Suasana kebersamaan begitu terasa di lokasi. Warga tampak bahu-membahu bersama Babinsa untuk memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai target. Bahkan, demi mengejar penyelesaian yang telah ditetapkan, pekerjaan tidak hanya dilakukan pada siang hari, tetapi juga dilanjutkan hingga malam.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen bersama agar bangunan koperasi dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Di tengah dinamika pembangunan wilayah perkotaan, budaya gotong royong tetap menjadi kekuatan sosial yang tidak tergantikan. Hal itulah yang terlihat dalam percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Kecapi.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya menjadi simbol pendampingan, tetapi juga menunjukkan bahwa pembangunan berbasis warga masih menjadi fondasi penting dalam memperkuat kehidupan sosial dan ekonomi di tingkat kelurahan.

Sertu Asep Hardiana mengatakan, keterlibatan Babinsa bersama warga merupakan bagian dari sinergi dalam mendukung program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan percepatan pembangunan sarana ekonomi masyarakat.

“Melalui kerja bakti ini, kami berharap progres pembangunan Koperasi Merah Putih dapat berjalan sesuai rencana dan target yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pembangunan koperasi ini tidak sekadar pembangunan fisik semata, melainkan bagian dari upaya memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan dari level paling dekat dengan masyarakat.

Lebih jauh, keberadaan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Kecapi diharapkan tidak hanya menjadi bangunan baru, tetapi benar-benar berfungsi sebagai pusat aktivitas ekonomi warga.

Menurut Sertu Asep, koperasi nantinya diharapkan mampu menjadi salah satu motor penggerak perekonomian masyarakat, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warga sekitar.

“Keberadaan koperasi ini nantinya diharapkan mampu menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat serta membuka peluang usaha baru bagi warga, khususnya di Kelurahan Kecapi,” tambahnya.

Harapan ini cukup beralasan. Dalam konteks pembangunan ekonomi lokal, koperasi selama ini dikenal sebagai salah satu instrumen penting yang mampu mendorong kemandirian usaha masyarakat, memperluas akses ekonomi, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam pengelolaan usaha bersama.

Secara historis, koperasi di Indonesia memiliki akar kuat sebagai wadah ekonomi rakyat. Dalam banyak daerah, koperasi menjadi sarana yang menjembatani kebutuhan usaha kecil, pelaku ekonomi rumah tangga, hingga kelompok masyarakat yang ingin berkembang secara kolektif.

Karena itu, pembangunan Koperasi Merah Putih di tingkat kelurahan tidak hanya memiliki makna administratif atau kelembagaan, tetapi juga membawa harapan agar masyarakat memiliki ruang ekonomi yang lebih terorganisir dan produktif.

Jika dikelola dengan baik, koperasi seperti ini dapat berkembang menjadi wadah distribusi, simpan pinjam, penguatan usaha mikro, hingga pusat aktivitas ekonomi berbasis komunitas.

Dalam konteks Kelurahan Kecapi, keberadaan koperasi ini dinilai berpotensi menjadi titik awal bagi tumbuhnya aktivitas usaha yang lebih kuat di tingkat lokal.

Dengan progres pembangunan yang terus dikebut, masyarakat berharap bangunan koperasi dapat segera rampung dan mulai dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

Semangat kebersamaan antara Babinsa dan warga yang tercermin dalam kerja bakti ini menjadi salah satu modal sosial penting untuk memastikan bahwa pembangunan tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga memiliki rasa memiliki dari masyarakat.

Karena ketika sebuah fasilitas publik dibangun bersama, maka peluang untuk dijaga, dimanfaatkan, dan dikembangkan bersama juga akan jauh lebih besar.

Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kelurahan Kecapi diharapkan dapat segera tuntas dan menjadi salah satu sarana strategis untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

M. Nasir – Biro Cirebon

Penulis: Nasirnuhung Editor: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi