Daerah  

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Pujut, Pohon Tumbang Terjang Jonggat

Avatar photo

Jadikabar.com, Lombok Tengah – Hujan dengan intensitas lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Lombok Tengah pada Sabtu (27/12/2025) siang memicu bencana banjir dan pohon tumbang di sejumlah kecamatan. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.13 WITA dan berdampak pada ratusan kepala keluarga.

Banjir dilaporkan melanda Kecamatan Pujut, tepatnya di Desa Persiapan Awang. Genangan air merendam permukiman warga di Dusun Awang Balak 1, Awang Balak 2, dan Awang Balak 3 yang masing-masing berdampak pada sekitar 100 kepala keluarga. Selain itu, Dusun Awang Kebon mencatat 50 kepala keluarga terdampak, serta Dusun Awang Asam sebanyak 36 kepala keluarga.

Sementara itu, cuaca ekstrem juga menyebabkan pohon tumbang di Kecamatan Jonggat. Kejadian tersebut terjadi di Desa Sukarare, Dusun Batu Beduk, dan sempat mengganggu aktivitas warga di sekitar lokasi.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Lombok Tengah, bencana dipicu oleh hujan deras yang turun secara tiba-tiba dengan durasi cukup lama. Kondisi tersebut menyebabkan luapan air di wilayah permukiman dan meningkatkan risiko kejadian turunan seperti pohon tumbang.

Secara keseluruhan, sedikitnya 386 kepala keluarga terdampak akibat peristiwa ini. Hingga Sabtu sore, genangan air di sejumlah titik dilaporkan belum surut, sehingga aktivitas warga masih terganggu.

BPBD Lombok Tengah bersama Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB), TNI/Polri, serta aparatur desa telah melakukan sejumlah langkah penanganan. Di antaranya adalah pelaporan dan penyebaran informasi kepada pihak terkait, pemberian imbauan kewaspadaan kepada masyarakat, serta pelaksanaan asesmen langsung ke lokasi terdampak untuk pendataan dan penentuan kebutuhan.

Dalam situasi darurat ini, kebutuhan mendesak yang diperlukan warga terdampak adalah pemenuhan logistik, terutama bagi keluarga yang rumahnya terendam dan belum dapat beraktivitas normal.

BPBD mengimbau masyarakat Lombok Tengah untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat sebagian besar wilayah telah memasuki musim hujan, sementara sebagian lainnya masih berada pada masa peralihan musim. Potensi hujan dengan intensitas signifikan diperkirakan masih akan terjadi dalam sekitar 10 hari ke depan. Warga diminta menjaga kebersihan lingkungan, memperhatikan aliran air, serta mewaspadai kemungkinan hujan ekstrem dan angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba.

Laporan ini disampaikan sebagai bentuk informasi dan koordinasi penanganan bencana, dengan harapan dukungan dan arahan dari seluruh pihak terkait dapat mempercepat pemulihan kondisi di wilayah terdampak.
Pusdalops-PB BPBD Lombok Tengah

rsl. Kabiro Loteng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *