KUNINGAN, JadiKabar. Com– Setetes darah yang didonorkan mungkin terlihat sederhana, namun di balik itu tersimpan makna besar sebagai penyelamat kehidupan. Semangat kemanusiaan tersebut tercermin dalam kegiatan donor darah yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kuningan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia Kabupaten Kuningan, Selasa (28/04/2026).
Bertempat di lingkungan kantor Diskominfo, kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Para Aparatur Sipil Negara (ASN) secara sukarela berpartisipasi sebagai pendonor, menunjukkan kepedulian nyata terhadap sesama, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi darah secara rutin, seperti pasien thalasemia, korban kecelakaan, hingga pasien dengan kondisi medis tertentu.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kuningan, Ucu Suryana, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini tidak hanya menjadi agenda sosial, tetapi juga bagian dari upaya membangun nilai empati dan solidaritas di lingkungan ASN.
“Setetes darah yang kita berikan memiliki arti yang sangat besar. Bagi kita mungkin hanya beberapa menit, tetapi bagi penerima, itu bisa menjadi penentu harapan hidup. Inilah wujud nyata kepedulian dan kemanusiaan yang harus terus kita jaga,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan donor darah juga memberikan manfaat bagi kesehatan pendonor. Selain membantu memperlancar sirkulasi darah, donor darah dapat merangsang regenerasi sel darah baru serta membantu menjaga kebugaran tubuh.
“Donor darah bukan hanya tentang memberi, tetapi juga menjaga kesehatan diri. Dengan rutin berdonor, tubuh kita terlatih untuk terus memperbarui sel-sel darah sehingga tetap bugar,” tambahnya.
Partisipasi aktif para pegawai Diskominfo menjadi bukti bahwa semangat berbagi masih tumbuh kuat di lingkungan pemerintahan. Salah satunya disampaikan oleh Septian, pegawai Diskominfo yang telah rutin mendonorkan darahnya setiap empat bulan. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini telah menjadi bagian dari gaya hidup sehat sekaligus bentuk ibadah.
“Setelah donor, tubuh terasa lebih ringan dan segar, terutama saat bangun tidur. Selain itu, ada kepuasan batin tersendiri karena kita tahu darah yang kita donorkan bisa membantu orang lain, termasuk pasien yang sangat bergantung pada transfusi darah,” tuturnya.
Ia juga mengajak rekan-rekan pegawai dan masyarakat luas untuk tidak ragu menjadi pendonor, selama memenuhi syarat kesehatan. Menurutnya, semakin banyak pendonor, maka semakin besar pula peluang untuk menyelamatkan lebih banyak nyawa.
Kegiatan donor darah ini sekaligus menjadi pengingat bahwa ketersediaan stok darah merupakan kebutuhan penting yang harus dijaga secara berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah daerah dan Palang Merah Indonesia diharapkan dapat terus diperkuat guna memastikan kebutuhan darah masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.
Melalui kegiatan ini, Diskominfo Kabupaten Kuningan berharap semangat “setetes darah sejuta harapan” tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan yang menginspirasi berbagai pihak. Baik instansi pemerintah, swasta, maupun masyarakat umum diharapkan dapat turut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan ini.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, setiap tetes darah yang disumbangkan menjadi simbol harapan, kehidupan, dan solidaritas. Karena pada akhirnya, kepedulian kecil yang dilakukan bersama-sama akan membawa dampak besar bagi kemanusiaan.












