Bandung, JADIKABAR.COM – Persib Bandung harus puas berbagi poin usai ditahan imbang tanpa gol oleh Arema FC pada pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026, Jumat (24/4), di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Meski gagal meraih kemenangan di kandang, Maung Bandung masih bertahan di puncak klasemen sementara dengan koleksi 66 poin. Namun posisi tersebut tetap mendapat tekanan karena berpeluang disamai Borneo FC Samarinda.
Sorotan utama dalam laga ini tertuju pada penampilan kiper muda Persib, Fitrah Maulana, yang dipercaya pelatih Bojan Hodak tampil sejak menit pertama.
Di usia 19 tahun, Fitrah tampil di bawah tekanan besar menghadapi laga penting di hadapan ribuan Bobotoh yang memadati GBLA. Meski sempat melakukan kesalahan pada babak pertama, ia mampu bangkit dan menunjukkan ketenangan sepanjang pertandingan.
Beberapa kali Fitrah sukses mengamankan bola-bola udara serta melakukan distribusi bola dengan lebih tenang pada babak kedua. Penampilannya berbuah clean sheet yang sangat penting bagi Persib.
Meski demikian, lini depan Persib gagal memanfaatkan banyak peluang yang tercipta. Solidnya pertahanan Arema FC serta penampilan apik kiper lawan membuat laga berakhir tanpa gol.
Bagi Fitrah, hasil imbang ini bukan akhir dari segalanya. Ia menegaskan Persib masih memiliki peluang besar untuk meraih gelar juara musim ini.
“Kami memang fokus mencari juara. Kami sebenarnya punya banyak peluang, pertahanan Arema FC memang kuat jadi dari sekian banyak peluang belum tercipta gol. Tapi untuk menjadi juara masih ada, tetap besar, jadi kita fokus untuk pertandingan selanjutnya,” kata Fitrah.
Pernyataan itu menunjukkan mental kuat sang penjaga gawang muda yang tak ingin larut dalam hasil imbang, melainkan fokus menatap laga berikutnya.
Fitrah mengaku kepercayaan yang diberikan Bojan Hodak menjadi tanggung jawab besar yang harus dijawab dengan kerja keras dan penampilan terbaik.
“Pelatih kasih kepercayaan buat saya, itu menjadi tanggung jawab saya. Selama saya dipercaya, saya ingin kasih yang terbaik untuk Persib,” ujarnya.
Atmosfer pertandingan yang dipenuhi suporter juga menjadi pengalaman berharga baginya. Ia mengakui suasana stadion yang penuh sempat membuatnya gugup, namun berhasil dikendalikan seiring berjalannya laga.
“Atmosfer di laga tadi sangat beda ya, suporter lumayan penuh tadi, jadi saya agak terkendali,” paparnya.
Hasil imbang ini memang menghentikan tren kemenangan kandang Persib, namun posisi mereka di puncak klasemen masih terjaga. Persaingan menuju gelar juara pun semakin panas dengan klub-klub pesaing terus menempel ketat.
Pelatih dan pemain dipastikan akan melakukan evaluasi, terutama dalam penyelesaian akhir yang menjadi kendala utama saat menghadapi Arema FC.
Bagi Bobotoh, penampilan Fitrah Maulana menjadi angin segar. Kehadiran kiper muda berbakat ini memberi harapan baru bagi masa depan Persib, sekaligus menjaga asa juara musim ini tetap menyala.












