Berita  

Hadiri Pengajian Gus Iqdam, Bupati Malang Ajak Warga Teladani Nilai Isra’ Mi’raj dalam Kehidupan Sosial

Avatar photo
Hadiri Pengajian Gus Iqdam, Bupati Malang Ajak Warga Teladani Nilai Isra’ Mi’raj dalam Kehidupan Sosial
Hadiri Pengajian Gus Iqdam, Bupati Malang Ajak Warga Teladani Nilai Isra’ Mi’raj dalam Kehidupan Sosial

TAJINAN, MALANG – Ribuan jamaah memadati Desa Purwosekar, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, saat kegiatan Ngaji Bareng bersama pendakwah muda kharismatik asal Blitar, Gus Muhammad Iqdam, dalam rangka peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus tasyakuran petani jagung Advanta, Sabtu malam (1/2/2026).

Kegiatan religius yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri langsung Bupati Malang Drs. HM Sanusi, MM, anggota DPRD Kabupaten Malang, owner CV Sayap Mas Nusantara, jajaran perangkat daerah, Forkopimcam Tajinan, serta Jamaah Sabilu Taubah dari berbagai wilayah di Kabupaten Malang.

Suasana pengajian dipenuhi lantunan shalawat yang menggema. Bupati Malang tampak larut bershalawat bersama jamaah, menciptakan nuansa penuh ketenangan, persaudaraan, dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Dalam sambutannya, Bupati Malang menegaskan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj tidak boleh dimaknai sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebagai momentum refleksi spiritual.

“Peringatan Isra’ Mi’raj adalah momentum penting untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Saya mengajak masyarakat menjadikan nilai-nilainya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam ibadah, akhlak, maupun kepedulian sosial,” ujar Sanusi.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya majelis keagamaan yang dinilai mampu mempererat ukhuwah Islamiyah serta menjadi ruang spiritual bagi masyarakat.

“Majelis shalawat ini bukan hanya tentang lantunan doa, tetapi menyatukan hati, menumbuhkan keteduhan, dan memperkuat semangat kebaikan bersama,” tambahnya.

Kehadiran Gus Iqdam bersama Jamaah Sabilu Taubah disambut antusias masyarakat. Dengan gaya dakwah sederhana dan menyentuh, ia mengajak jamaah untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT, menjaga akhlak, dan memperkuat persaudaraan tanpa memandang perbedaan.

Majelis yang dipenuhi doa dan shalawat tersebut diharapkan membawa keberkahan serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat Tajinan khususnya, dan Kabupaten Malang pada umumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi