Kota Tangerang , Jadikabar.com — Dalam rangka momentum Hari Raya Idul Adha dan menanamkan nilai spiritual serta keteladanan perjuangan ulama terdahulu, Jamaah Majelis Ta’lim Nurul Adzkya RT 04/RW 01 Kelurahan Pajang, Kecamatan Benda, Kota Tangerang melaksanakan kegiatan ziarah kubur ke makam Syekh Tubagus Zakaria atau yang dikenal dengan nama Tumenggung Raden Arya Santika, Sabtu (29/5/2026).
Kegiatan ziarah tersebut berlangsung di kawasan makam Syekh Tubagus Zakaria yang berada di Jalan Simpati RT 04/02, Batuceper Selatan, Kota Tangerang. Makam ulama besar tersebut diketahui kerap ramai dikunjungi para peziarah dari berbagai daerah, khususnya menjelang momentum hari besar Islam.
Syekh Tubagus Zakaria atau Tumenggung Raden Arya Santika dikenal sebagai ulama asal Arab Saudi yang hijrah ke Indonesia untuk menyiarkan syariat Islam. Selain menjadi penyebar agama Islam, beliau juga dikenal sebagai salah satu tokoh perjuangan dan pelopor bela negara bersama kedua saudaranya, yakni Raden Aria Wangsakara dan Raden Yudha Negara.
Selain dikenal sebagai penyebar agama Islam, Syekh Tubagus Zakaria juga merupakan sosok pejuang yang ikut mempertahankan wilayah dan masyarakat dari tekanan penjajah pada masa itu. Ketokohan beliau dikenal luas karena perjuangannya dalam membangun masyarakat yang religius, menjaga persatuan, serta memperkuat pendidikan Islam di wilayah Tangerang dan sekitarnya.
Masyarakat sekitar meyakini bahwa perjuangan Syekh Tubagus Zakaria tidak hanya meninggalkan jejak sejarah dakwah, tetapi juga menjadi simbol keteladanan dalam keikhlasan, keberanian, dan pengabdian kepada umat. Hingga kini, makam beliau menjadi salah satu lokasi ziarah religi yang ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah di Banten maupun luar daerah.
Salah satu jamaah sekaligus penggerak kegiatan, Fizar, mengatakan bahwa kegiatan ziarah ini bukan hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan kepada ulama dan pejuang penyebar Islam di Tangerang.
“Ziarah ini selalu kami jama’ahi bersama setiap momentum tertentu, khususnya menjelang Idul Adha. Selain untuk mendoakan para ulama, kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi kami tentang perjuangan, keikhlasan, dan nilai pengorbanan dalam kehidupan,” ujar Fizar.
Sementara itu, Didi Tirmidzi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi antarjamaah sekaligus memperkuat nilai keagamaan di tengah masyarakat.
“Momentum seperti ini penting untuk menjaga kebersamaan jamaah. Kami berharap kegiatan ziarah dan doa bersama ini dapat membawa keberkahan serta menambah kecintaan masyarakat kepada para ulama dan sejarah Islam di Tangerang,” kata Didi Tirmidzi. (PF)












