Berita  

PSMTI Kota Magelang Gelar Tebus Murah 2.000 Paket Sembako, Warga Antusias Serbu Alun-Alun

Avatar photo
PSMTI Kota Magelang Gelar Tebus Murah 2.000 Paket Sembako, Warga Antusias Serbu Alun-Alun
Foto Istimewa Artikel PSMTI Kota Magelang Gelar Tebus Murah 2.000 Paket Sembako, Warga Antusias Serbu Alun-Alun

MAGELANG, JADIKABAR.COM – Semangat gotong royong dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Magelang melalui kegiatan bakti sosial berupa tebus murah 2.000 paket sembako bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Program yang digelar di halaman Alun-Alun Kota Magelang ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang sejak pagi telah memadati lokasi untuk mendapatkan paket kebutuhan pokok dengan harga jauh di bawah harga pasar.

Ketua PSMTI Kota Magelang, Slamet Santoso, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian para pengusaha Tionghoa terhadap masyarakat yang tengah menghadapi tantangan ekonomi.

“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Kami berharap dapat sedikit membantu meringankan beban pengeluaran keluarga,” ujar Slamet Santoso.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat cukup menebus satu paket sembako seharga Rp50.000, sementara nilai paket tersebut diperkirakan mencapai lebih dari Rp100.000 di pasaran.

Paket sembako yang disediakan berisi berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, mi instan, dan kebutuhan dapur lainnya yang menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Tradisi Kepedulian Sosial yang Terus Dijaga

Kegiatan sosial seperti ini bukanlah yang pertama dilakukan oleh PSMTI Kota Magelang. Organisasi tersebut selama ini dikenal aktif melaksanakan berbagai kegiatan kemanusiaan, mulai dari pembagian nasi kotak kepada tukang becak, pekerja informal, masyarakat kurang mampu, hingga program bedah rumah.

Menurut Slamet Santoso, program tebus murah sembako kali ini merupakan pelaksanaan yang kedua dan direncanakan kembali digelar pada Agustus mendatang.

“Kegiatan ini merupakan inisiatif para pengusaha Tionghoa di Kota Magelang yang menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat. Selain membantu kebutuhan pokok warga, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata semangat toleransi dan kebersamaan,” jelasnya.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib dengan pengaturan antrean oleh panitia. Ratusan warga tampak sabar menunggu giliran menebus paket sembako yang telah disiapkan.

Bagi sebagian warga, program ini menjadi bantuan yang sangat berarti karena mampu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga di tengah kenaikan berbagai kebutuhan hidup.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono memberikan apresiasi atas konsistensi PSMTI dalam membantu masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah menjadi salah satu kunci dalam memperkuat upaya pengentasan kemiskinan.

“PSMTI sudah beberapa kali membantu masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, mulai dari bedah rumah, pembagian makanan gratis hingga program sembako tebus murah. Pemerintah Kota Magelang sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap semakin banyak organisasi maupun dunia usaha yang ikut berpartisipasi membantu masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat Kota Magelang.

Program tebus murah sembako menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara organisasi sosial, pelaku usaha, dan pemerintah dapat menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

Di tengah dinamika ekonomi global yang masih menghadirkan tantangan, kegiatan seperti ini diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong, toleransi, dan kepedulian sosial yang telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia.

Penulis: TopanEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi