TEGAL, JADIKABAR – Peta layanan kesehatan di kawasan Pantura Barat Jawa Tengah kembali bertambah. Rumah Sakit Harapan Sehat resmi beroperasi setelah diresmikan Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., di Kota Tegal, Selasa (21/7/2026).
Kehadiran rumah sakit swasta tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan sekaligus memperkuat kapasitas pelayanan medis di wilayah Pantura Barat.
Bagi Kota Tegal, bertambahnya fasilitas kesehatan bukan sekadar hadirnya sebuah gedung baru. Kota ini selama bertahun-tahun berkembang sebagai salah satu pusat aktivitas masyarakat di kawasan Pantura Barat. Letaknya yang strategis membuat Tegal menjadi salah satu tujuan masyarakat dari berbagai wilayah di sekitarnya untuk mendapatkan layanan pendidikan, perdagangan, transportasi, hingga kesehatan.
Dengan posisi tersebut, kebutuhan terhadap fasilitas kesehatan yang memadai terus berkembang seiring meningkatnya mobilitas dan jumlah penduduk yang membutuhkan pelayanan medis.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengapresiasi investasi PT Ati Sri Subekti Sehat yang menghadirkan Rumah Sakit Harapan Sehat di Kota Tegal. Menurutnya, kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang membutuhkan dukungan bersama antara pemerintah dan dunia usaha.
“Sandang, pangan, papan, pendidikan, dan kesehatan merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Terima kasih karena telah memberikan kontribusi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ujar Ahmad Luthfi.
Ahmad Luthfi mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di wilayah pedesaan.
Salah satu program yang dikembangkan adalah Dokter Spesialis Keliling atau Speling. Program tersebut ditujukan untuk mendekatkan pelayanan dokter spesialis kepada masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan tertentu.
Menurut keterangan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, layanan pemeriksaan kesehatan gratis melalui program Speling telah menjangkau lebih dari 9 juta warga di sekitar 1.100 desa di Jawa Tengah.
Bertambahnya rumah sakit di Kota Tegal diharapkan dapat semakin memperkuat ekosistem pelayanan kesehatan, terutama dalam mendukung kebutuhan masyarakat di wilayah Pantura Barat.
“Selama ini masyarakat desa banyak yang belum tersentuh dokter spesialis. Karena itu, keberadaan RS ini akan menambah fasilitas pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan, tenaga medis, dan dokter,” kata Ahmad Luthfi.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi salah satu bagian penting dalam memperluas jangkauan pelayanan kesehatan.
Pemerintah memiliki tanggung jawab dalam memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan dasar, sementara keterlibatan dunia usaha dapat membantu memperkuat kapasitas fasilitas kesehatan melalui investasi dan penyediaan sarana pelayanan.
Direktur Rumah Sakit Harapan Sehat Kota Tegal, Husen Al Rasyid, mengatakan rumah sakit tersebut merupakan rumah sakit tipe C yang berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, dan profesional.
Pada tahap awal operasional, Rumah Sakit Harapan Sehat menyediakan sejumlah layanan poliklinik, antara lain poliklinik kandungan, anak, penyakit dalam, bedah, serta layanan umum.
Rumah sakit tersebut juga menyediakan Instalasi Gawat Darurat (IGD) selama 24 jam untuk menangani pasien yang membutuhkan pelayanan medis dalam kondisi darurat.
Selain itu, fasilitas yang tersedia mencakup instalasi bedah sentral, kamar bersalin, kamar bayi, layanan rawat inap, serta Intensive Care Unit (ICU).
Untuk menunjang pelayanan medis, rumah sakit juga memiliki sejumlah fasilitas pendukung, seperti laboratorium, farmasi, layanan gizi, dan radiologi.
“Seluruh pelayanan tersebut didukung oleh tenaga kesehatan yang kompeten dan profesional, serta sarana dan prasarana yang memadai, sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujar Husen.
Dengan berbagai layanan tersebut, Rumah Sakit Harapan Sehat diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan di Kota Tegal dan wilayah sekitarnya.
CEO Rumah Sakit Harapan Sehat, Muhadi Setia Budi, mengatakan pembangunan rumah sakit tersebut dilandasi kebutuhan terhadap layanan kesehatan yang semakin berkembang di Kota Tegal.
Menurutnya, rumah sakit tersebut diharapkan dapat melayani masyarakat tidak hanya dari Kota Tegal, tetapi juga dari wilayah lain di sekitar Pantura Barat.
Wilayah layanan yang menjadi perhatian antara lain Kabupaten Tegal, Brebes, Pemalang hingga Cirebon.
“Masyarakat di wilayah ini membutuhkan fasilitas kesehatan yang mudah dijangkau dan mampu memberikan pelayanan secara profesional. Rumah Sakit Harapan Sehat Kota Tegal merupakan rumah sakit keenam yang kami bangun. Kami berharap rumah sakit ini menjadi pilihan masyarakat serta mampu memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik,” kata Muhadi.
Kehadiran rumah sakit baru tersebut juga memperlihatkan semakin pentingnya Kota Tegal sebagai salah satu pusat layanan regional di kawasan Pantura Barat.
Dalam konteks pembangunan daerah, fasilitas kesehatan memiliki peran yang lebih luas. Rumah sakit tidak hanya menjadi tempat pelayanan medis, tetapi juga dapat membuka lapangan pekerjaan bagi tenaga kesehatan dan tenaga pendukung lainnya.
Di sisi lain, keberadaan rumah sakit juga dapat mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi di sekitarnya.
Mulai dari sektor jasa, transportasi, perdagangan, hingga usaha mikro dan kecil berpotensi ikut tumbuh seiring meningkatnya aktivitas masyarakat di kawasan sekitar fasilitas kesehatan.
Meski bertambahnya fasilitas kesehatan menjadi kabar positif, tantangan pelayanan kesehatan tidak berhenti pada pembangunan gedung dan penyediaan peralatan medis.
Kualitas pelayanan, ketersediaan tenaga kesehatan, keselamatan pasien, kecepatan penanganan, serta kesinambungan pelayanan menjadi bagian penting yang akan menentukan kepercayaan masyarakat.
Rumah sakit juga dituntut untuk terus meningkatkan kualitas layanan seiring meningkatnya harapan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang cepat, aman, profesional, dan terjangkau.
Dalam konteks tersebut, keberadaan Rumah Sakit Harapan Sehat menjadi bagian dari dinamika perkembangan layanan kesehatan di Kota Tegal.
Pemerintah berharap kehadiran fasilitas baru tersebut dapat memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan di Jawa Tengah, sementara pihak pengelola rumah sakit membawa komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Pada akhirnya, masyarakatlah yang akan merasakan langsung manfaat dari bertambahnya fasilitas kesehatan tersebut.
Dengan semakin banyak pilihan fasilitas kesehatan, masyarakat di Kota Tegal dan wilayah Pantura Barat diharapkan memiliki akses yang lebih dekat terhadap layanan medis yang dibutuhkan.
Kehadiran Rumah Sakit Harapan Sehat pun diharapkan tidak hanya menjadi investasi di bidang kesehatan, tetapi juga bagian dari upaya bersama membangun sistem pelayanan kesehatan yang semakin kuat dan merata di Jawa Tengah.












