LOMBOK TENGAH, JADIKABAR.COM – Wakil Bupati Lombok Tengah Muhammad Nursiah menanggapi aksi Kades Bonder, Kecamatan Praya Barat Selamat Riadi yang melakukan aksi mandi lumpur dan viral di media sosial. Rebe sapaan akrab Kades Bonder ini, melakukan aksi mandi lumpur di jalan yang berlubang pada Minggu,(21/12/2025).
Kepala Desa Bonder, Selamet Riyadi atau kerap disapa dengan nama Rebe tersebut viral setelah melakukan mandi lumpur di salah satu kubangan yang terdapat pada ruas jalan kabupaten akses pariwisata antara Desa Penujak ke Pantai Selong Belanak yang melalui Desa Bonder pada Minggu, (21/12/2025).
Tempat terpisah, Wakil Bupati Lombok Tengah Nursiah mengatakan, aksi dilakukan Kades Bonder merupakan masukan kepada Pemkab dan keresahan yang dirasakan oleh masyarakat.
Jalan rusak tidak hanya terjadi di Desa Bonder tetapi di wilayah lain. Maka dari itu, Pemkab melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) harus menjelaskan kepada masyarakat soal kondisi tersebut, mengingat adanya pengurangan anggaran dana transfer pemerintah pusat ke daerah sebesar Rp 429 miliar pada tahun 2026.”ucap Nursiah.
“Intinya bahwa tahun depan akan ditetapkan Perda menjadi APBD kita lihat nanti bagaimana langkah-langkah kita.
Melihat kondisi tersebut, bisa saja fokus perbaikan pada titik – titik jalan yang mengalami kerusakan yang parah. Jadi tidak sekaligus memperbaiki keseluruhan ruas jalan.”tambah Nursiah.
Sedangkan terkait usulan Kades Bonder soal adanya Perda teknis pembuatan drainase, Wabup mengatakan hal tersebut penting dan dibutuhkan.
Sehingga perlu ada normalisasi drainase yang ada untuk mencegah sedimentasi, serta mengarahkan Kades dan masyarakat setempat untuk gotong royong melakukan pembersihan berkala.
Menurutnya, ruas jalan Penujak – Selong Belanak sangat cocok ditingkatkan status jalan dari jalan kabupaten menjadi jalan provinsi. Sebab, akses ke sejumlah tempat lainnya sangat strategis untuk pengembangan wilayah pariwisata seperti Selong Belanak, Mekarsari, Tampah sampai wilayah Tumpak dan Desa Prabu.
“Tidak tau sudah diusulkan atau belum tetapi sangat layak diusulkan sebagai jalan provinsi,”
Sementara itu alat berat berupa ekskavator milik Dinas PUPR Lombok Tengah langsung turun ke lokasi untuk memperbaiki jalan rusak pasca Kades Bonder bersama warga melakukan aksi mandi lumpur tersebut.
Sisi lain Kades Bonder Selamat Riadi alias Rebe menyampaikan, sebagai kepala desa ia spontan melakukan aksi tersebut.
Dirinya bersama warga kesal karena kondisi infrastruktur jalan kabupaten sudah lama rusak parah dan kerap membahayakan masyarakat pengguna jalan.’kata Kades Bonder.
“Aksi kemarin memang spontanitas dan refleks mungkin karena saya juga mungkin merasa capek melihat situasi dan kondisi di lapangan, kami tidak ada niat menyinggung pemerintah karena saya juga bagian dari pemerintah.
Cuma karena kondisi pekerjaan kita dari Desa Penujak hingga Selong Belanak ini belum clear juga,” saat diwawancarai media Jadikabar.com Selasa, (23/12/2025).”












