KERINCI, JADIKABAR.COM – Komitmen memperkuat konektivitas wilayah kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui dimulainya pembangunan jalan penghubung sepanjang 26 kilometer yang menghubungkan Desa Pungut Mudik hingga Desa Sungai Kuning, Kecamatan Siulak Mukai.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Kerinci, Monadi, bersama Komandan Distrik Militer (Dandim) 0417/Kerinci, Eko Siswanto. Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan akses transportasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.
Jalan yang dibangun akan melintasi sejumlah desa, yakni Desa Pungut Mudik, Pasir Jaya, Lubuk Tahun, hingga Sungai Kuning. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), kegiatan karya bakti TNI Kodim 0417/Kerinci, serta dukungan dari Pemerintah Provinsi Jambi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, Maya Novefry Handayani, Pelaksana Tugas Camat Siulak Mukai Mountri Friadi, serta para kepala desa di wilayah yang dilalui pembangunan jalan.
Dalam pelaksanaan kegiatan, rombongan Bupati dan Dandim harus menempuh perjalanan yang cukup menantang. Hujan yang mengguyur kawasan tersebut menyebabkan kondisi jalan menjadi licin dan berlumpur, sehingga rombongan menggunakan sepeda motor untuk mencapai lokasi.
Meski dihadapkan pada medan yang berat, hal tersebut tidak mengurangi semangat rombongan untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Kehadiran mereka pun disambut antusias oleh warga yang telah menunggu sejak pagi.
Dalam sambutannya, Bupati Kerinci Monadi menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan desa menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan pembangunan.
Ia menegaskan bahwa akses jalan yang memadai sangat berperan penting dalam memperlancar mobilitas masyarakat, termasuk distribusi hasil pertanian yang menjadi sektor unggulan di wilayah tersebut.
“Pembangunan jalan ini merupakan langkah strategis untuk membuka keterisolasian wilayah, mempermudah akses masyarakat, serta meningkatkan potensi ekonomi desa. Kami mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Pemerintah Provinsi Jambi,” ujarnya.
Sementara itu, Dandim 0417/Kerinci, Eko Siswanto, menjelaskan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan bagian dari program karya bakti sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan daerah.
Menurutnya, kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap pembangunan jalan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas dan mendukung aktivitas ekonomi warga,” kata Eko.
Secara geografis, Kabupaten Kerinci dikenal memiliki wilayah perbukitan dengan kondisi medan yang cukup menantang. Hal ini membuat akses antar desa di beberapa wilayah masih terbatas, terutama saat musim hujan.
Selama ini, masyarakat di sejumlah desa yang dilalui proyek tersebut harus menghadapi kendala dalam hal transportasi, termasuk distribusi hasil pertanian seperti kopi, kayu manis, dan komoditas hortikultura.
Dengan adanya pembangunan jalan sepanjang 26 kilometer ini, diharapkan akses transportasi menjadi lebih lancar dan efisien. Selain itu, proyek ini juga berpotensi membuka peluang ekonomi baru, seperti peningkatan perdagangan antar desa serta pengembangan sektor pariwisata lokal.
Pemerintah daerah juga menilai bahwa pembangunan infrastruktur merupakan salah satu faktor kunci dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Program pembangunan jalan ini menjadi contoh sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan pemerintah provinsi dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah.
Pendekatan kolaboratif seperti ini dinilai efektif dalam mengoptimalkan sumber daya yang ada, sekaligus mempercepat realisasi proyek yang berdampak langsung pada masyarakat.
Meski demikian, pelaksanaan pembangunan diharapkan tetap memperhatikan aspek teknis, lingkungan, serta keberlanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Dengan dimulainya pembangunan jalan ini, masyarakat di wilayah Pungut Mudik hingga Sungai Kuning diharapkan dapat merasakan peningkatan kualitas hidup melalui akses transportasi yang lebih baik.
Pemerintah Kabupaten Kerinci juga menyatakan komitmennya untuk terus melanjutkan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah, guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan.
Kolaborasi lintas sektor yang telah terbangun diharapkan dapat terus diperkuat sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.












