Berita  

Tragedi Rel Bekasi: Argo Bromo Anggrek Hantam KRL Berhenti, Gerbong Perempuan Jadi Titik Paling Parah

Avatar photo
Tragedi Rel Bekasi: Argo Bromo Anggrek Hantam KRL Berhenti.

Bekasi, JadiKabar. Com- Kecelakaan maut melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam. Insiden tersebut mengakibatkan korban jiwa serta puluhan penumpang mengalami luka-luka.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang turun langsung ke lokasi kejadian, menyampaikan keprihatinannya dikutip dari media Instagram Lokal.

“Kita doakan semoga proses evakuasi dapat bisa selesai dengan cepat,” kata Dasco di lokasi, tak lama setelah peristiwa terjadi.

Ia mengungkapkan bahwa korban telah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit.

“Saya mendapatkan informasi bahwa 29 orang sudah dievakuasi, saat ini sudah di rumah sakit,” ujarnya.

Namun, Dasco mengingatkan jumlah korban masih bisa bertambah karena proses evakuasi masih berlangsung. Ia juga menyoroti kendala di lapangan.

“Hambatan dari proses evakuasi itu karena penumpang ada yang terjepit, kemudian ruang untuk mengevakuasinya sempit,” jelas dia.

Sementara itu, pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan data awal terkait korban. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyebutkan adanya korban meninggal dunia.

“Berdasarkan data sementara, terdapat empat orang penumpang KRL yang meninggal dunia. KAI menyampaikan duka cita yang mendalam serta belasungkawa kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan,” kata Anne.

Selain itu, sebanyak 38 penumpang lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis di berbagai rumah sakit di wilayah Bekasi.

“Kami menyampaikan duka mendalam dan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik. Kami memahami kesedihan yang dirasakan keluarga, dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses penanganan berjalan dengan baik,” ujar Anne.

Di sisi lain, seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah sekitar 240 orang dilaporkan selamat setelah berhasil dievakuasi.

Kronologi Sementara :

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.53 WIB. Peristiwa bermula ketika KRL jurusan Jakarta–Cikarang berhenti setelah diduga terjadi insiden dengan kendaraan di perlintasan rel. Tak lama kemudian, KRL lain juga berhenti di belakangnya.

Beberapa saat berselang, KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah Gambir menuju Surabaya Pasar Turi datang dengan kecepatan tinggi dan langsung menabrak bagian belakang KRL. Benturan keras menyebabkan lokomotif menembus gerbong belakang, yang diketahui merupakan gerbong khusus perempuan.

Versi lain menyebutkan, KRL berhenti di jalur Stasiun Bekasi Timur karena adanya insiden lain di jalur berlawanan yang melibatkan kendaraan, sebelum akhirnya tertabrak kereta jarak jauh tersebut.

Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan dan belum mengumumkan kronologi resmi secara lengkap.

Penulis: Abrian TamtamaEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi