PEMATANG RAYA, Jadikabar.Com — Di tengah geografis Sumatera Utara yang menantang, semangat gotong royong terbukti masih menjadi bahan bakar paling ampuh untuk membangun daerah. Senin (02/03/2026), Markas Kodim 0207/Sml menjadi saksi pengukuhan komitmen kolektif melalui kunjungan kerja Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Program TNI Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun 2026.
Mengusung tema strategis “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, acara ini bukan sekadar seremonial pertemuan antar pejabat, melainkan audit nyata atas progres pembangunan di wilayah Kabupaten Simalungun.
Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, menyambut hangat kedatangan Tim Wasev beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Dalam pandangannya, TMMD adalah representasi paling konkret dari slogan Tanoh Habonaron do Bona—tanah kebenaran dan kemakmuran yang dibangun bersama.
“Ini bukan hanya tentang semen dan batu. Ini adalah wujud nyata kebersamaan TNI dan rakyat. Kolaborasi ini adalah kunci percepatan pembangunan di pedesaan,” ujar Bupati Anton dengan penuh keyakinan.
Bupati memaparkan data impresif hasil kolaborasi ini: 2.495 meter jalan baru yang akan membuka akses ekonomi, 5 unit sarana air minum untuk kesehatan warga, dan 5 unit bedah rumah untuk meningkatkan kelayakan hidup.
Meski komitmen kuat, tantangan di lapangan tidaklah ringan. Dandim 0207/Sml sekaligus Dansatgas TMMD, Letkol Inf. Gede Agus Dian Pinggana, secara jujur memaparkan dinamika di lapangan.
“Curah hujan tinggi menjadi musuh utama kita dalam beberapa minggu terakhir. Ini sempat memperlambat pengerjaan fisik,” aku Letkol Gede. Namun, ia memastikan bahwa tim di lapangan terus bekerja ekstra keras untuk menyelesaikan target tepat waktu, membuktikan bahwa dedikasi TNI tidak luntur oleh cuaca.
Sementara itu, Aster KASAD Bidang Perencanaan dan Administrasi Teritorial, Brigjen TNI Jamaludin, menegaskan bahwa TMMD adalah evolusi modern dari program ikonik “ABRI Masuk Desa”.
“Tujuan Wasev ini jelas: memastikan setiap rupiah dan setiap jam kerja menghasilkan dampak yang efektif dan efisien bagi masyarakat,” tegas Brigjen Jamaludin. Ia memberikan apresiasi khusus kepada Pemkab Simalungun yang memberikan sinergi luar biasa dalam mendukung operasional TMMD.
Pertemuan tersebut juga menegaskan bahwa pembangunan desa adalah tanggung jawab bersama. Turut hadir mendampingi Bupati dan Dandim, jajaran pimpinan daerah yang solid: Forkopimda: Ketua DPRD Simalungun Sugiarto, Wakapolres Simalungun Kompol Imam Alriyuddin, dan Kasie Intel Kejari Simalungun Yudhi Sahputra. Militer: Waaster Kasdam I/BB Letkol Inf. Restu Petrus Simbolon, Kasrem 022/PT Letkol Inf. Binsar H. Simanjuntak, dan Pabandya Bakti Letkol Inf. Arlalan Harahap.
Dengan sinergi yang terbangun, TMMD ke-127 di Simalungun bukan hanya akan meninggalkan infrastruktur yang kokoh, tetapi juga memperkuat ikatan antara pemerintah, tentara, dan rakyat dalam membangun bangsa dari akar rumput.












