SIMALUGUN, JADIKABAR — Suasana penuh semangat dan kekhusyukan kembali menyelimuti pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-52 Tingkat Kabupaten Simalungun yang dipusatkan di Kecamatan Gunung Malela, Selasa (19/5/2026). Memasuki hari kedua pelaksanaan, ajang keagamaan bergengsi tersebut berlangsung semakin meriah dengan kehadiran ratusan peserta terbaik dari seluruh kecamatan di Kabupaten Simalungun.
Sebanyak 595 peserta unggulan yang merupakan utusan dari 32 kecamatan tampil menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam membaca, menghafal, memahami, hingga menghayati ayat-ayat suci Al-Qur’an. Sejak resmi dibuka oleh Bupati Simalungun sehari sebelumnya, seluruh rangkaian perlombaan terus berjalan dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung usai pelaksanaan salat Isya itu juga didukung penuh oleh 205 orang pendamping dan ofisial yang mendampingi setiap kontingen kecamatan. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam menjaga semangat peserta selama mengikuti perlombaan.
Berbagai cabang perlombaan dipertandingkan dalam MTQ tahun ini. Mulai dari Seni Baca Al-Qur’an, Tahfidz atau Hifdzil Qur’an, Syarhil Qur’an, Fahmil Qur’an, Khottil Qur’an, hingga Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an. Seluruh cabang lomba tersebut tersebar di lima lokasi strategis di Kecamatan Gunung Malela.
Di Mimbar Utama, perhatian masyarakat tertuju pada cabang Seni Baca Al-Qur’an tingkat remaja dan dewasa. Untuk kategori remaja, sebanyak 41 peserta putra dan putri tampil dengan kemampuan vokal dan penghayatan yang memukau. Sementara pada kategori dewasa, sebanyak 29 peserta memperlihatkan kualitas bacaan yang matang dan penuh penguasaan tajwid.
Sementara itu, di lingkungan MTs Negeri 2 Simalungun, perlombaan cabang Khottil Qur’an berlangsung ketat dengan diikuti 85 peserta. Cabang ini terdiri dari kategori naskah sebanyak 36 peserta, dekorasi 21 peserta, hiasan mushaf 24 peserta, dan kontemporer sebanyak 25 peserta.
Di lokasi yang sama, cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an diikuti 10 peserta yang menampilkan gagasan dan kajian ilmiah berbasis nilai-nilai Al-Qur’an. Sedangkan cabang Fahmil Qur’an diikuti 20 grup putri dan 16 grup putra yang saling beradu pemahaman dan wawasan keislaman di hadapan dewan hakim.
Kemudian di SMP Negeri 1 Gunung Malela, cabang Syarhil Qur’an menjadi pusat perhatian tersendiri. Sebanyak 39 grup peserta tampil membawakan penjelasan dan tafsir ayat Al-Qur’an dengan gaya penyampaian yang komunikatif, menarik, dan penuh penghayatan.
Kekhusyukan juga terasa di Masjid Al Huda Simpang Serapuh yang menjadi lokasi cabang Tilawah dan Tartil Qur’an. Untuk cabang Tilawah tingkat anak-anak diikuti sebanyak 79 peserta putra dan putri, sementara cabang Tartil Qur’an diikuti 41 peserta yang membacakan ayat suci dengan irama lembut dan penuh ketenangan.
Di Masjid Arrahman Senior, cabang Tahfidz atau Hifdzil Qur’an berlangsung dengan penuh ketegangan dan kekaguman. Pada kategori hafalan 1 juz diikuti 41 peserta, kategori 5 juz sebanyak 25 peserta, dan kategori 10 juz diikuti 19 peserta yang menunjukkan kemampuan luar biasa dalam menjaga hafalan Al-Qur’an.
Pelaksanaan MTQ Ke-52 Kabupaten Simalungun ini dinilai tidak hanya menjadi ajang perlombaan semata, tetapi juga sarana pembentukan karakter generasi muda yang religius, berilmu, dan berakhlak mulia. Dengan keterlibatan peserta dari berbagai usia, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus melahirkan generasi Qur’ani yang siap membawa nama baik Kabupaten Simalungun hingga tingkat provinsi maupun nasional.
Hingga hari kedua pelaksanaan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan. MTQ Ke-52 ini pun menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Simalungun dalam membangun generasi muda yang bermartabat dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.












