BANGKALAN, JADIKABAR.COM – Ditengah keterbatasan fisik dan hidup sebatang kara, seorang warga asal Cokroh tetap menunjukkan nasionalisme yang tinggi. Pria penyandang disabilitas ini rela datang ke Kantor Bersama Samsat Bangkalan dengan menumpang becak demi memenuhi kewajibannya membayar pajak kendaraan bermotor lima tahunan (ganti STNK).
Pihak Samsat Bangkalan yang menemui warga tersebut langsung bergerak cepat memberikan kelonggaran pelayanan berupa sistem “jemput bola” guna meringankan beban sang wajib pajak.
Pengelolaan Data Pelayanan Perpajakan (PDPP) Samsat Bangkalan, Ari Iriyadi,Mengatakan bahwa warga tersebut datang seorang diri dengan membawa dokumen lengkap berupa STNK, BPKB, dan KTP asli atas nama sendiri.
“Saat saya tanyakan beliau sedang mengurus proses penuh lima tahunan atau ganti STNK. Secara persyaratan, kendaraan memang harus hadir untuk dilakukan cek fisik Melihat kondisi beliau yang memiliki keterbatasan dan datang menggunakan becak, kami langsung mengambil kebijakan penanganan khusus,” ujar Ari Selasa(19/05/2026)
Pihak Samsat berkomitmen penuh untuk mengurus seluruh sisa proses administrasi di kediaman yang bersangkutan.
“Kami mengimbau bapak tersebut untuk pulang dan beristirahat di rumah Kami yang mengirim petugas ke rumah beliau untuk melakukan cek fisik kendaraan,Setelah itu berkasnya kami bawa kembali ke kantor Samsat untuk diproses Begitu STNK baru selesai dicetak, petugas kami yang akan mengantarkannya langsung ke rumah beliau,” lanjut Ari.
Ari mengaku sangat bangga sekaligus terharu melihat kegigihan warga Cokroh tersebut. Kepatuhan hukum yang ditunjukkan oleh pria dengan keterbatasan fisik ini dinilai menjadi tamparan positif sekaligus motivasi bagi masyarakat luas agar tidak menunda kewajiban membayar pajak.
“Jujur saya merasa bangga dan terharu. Dengan segala keterbatasan yang ada, beliau masih berusaha keras datang ke Samsat naik becak demi memastikan kendaraannya tidak terlambat pajak. Ini sangat luar biasa. Langkah jemput bola ini adalah bentuk apresiasi dan cara kami untuk mempermudah masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan,”Tutupnya. (ED)












