Polri  

Mengenal Alice, Si Pahlawan K9 Polres Malang yang Siap Hadapi Bencana Alam

Avatar photo
Mengenal Alice, Si Pahlawan K9 Polres Malang yang Siap Hadapi Bencana Alam
foto istimewa Mengenal Alice, Si Pahlawan K9 Polres Malang yang Siap Hadapi Bencana Alam

Malang, jadikabar.com – Dalam dunia kepolisian, tak hanya manusia yang berperan dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat. Di Polres Malang, ada satu anggota yang tidak mengenakan seragam, namun memiliki peran vital dalam menyelamatkan nyawa saat bencana melanda. Alice, seekor anjing Belgian Malinois, kini menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya mitigasi dan penanganan bencana di Kabupaten Malang.

Alice bukanlah anjing biasa. Dengan kemampuan luar biasa yang dimilikinya, dia menjadi andalan dalam pencarian jenazah korban bencana alam, seperti longsor, banjir, dan gempa bumi. Dengan sertifikasi SAR Cadaver, Alice memiliki keahlian untuk mendeteksi bau jenazah yang tertimbun di bawah tanah. Kemampuan ini sangat dibutuhkan di daerah dengan medan berat seperti Kabupaten Malang, yang rawan bencana alam.

Alice diterima oleh Polres Malang pada Agustus 2025, sebagai bagian dari program Direktorat Polisi Satwa (Polsatwa) Baharkam Polri. Sebagai anjing K9, Alice tidak hanya dilatih untuk tugas-tugas kepolisian biasa, seperti pencarian narkotika atau pelacakan kriminal, tetapi lebih difokuskan pada misi kemanusiaan, terutama dalam operasi pencarian korban bencana.

Menurut Kapolres Malang, AKBP Danang Setiyo P.S., penguatan Unit K9 Polres Malang menjadi hal yang penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana di wilayah mereka.

“Kehadiran anjing K9 seperti Alice adalah sebuah langkah besar dalam upaya mitigasi bencana. Kami tidak hanya mengandalkan personel manusia, tetapi juga satwa terlatih yang bisa memberikan bantuan signifikan saat bencana terjadi,” jelasnya.

Setelah bergabung dengan Polres Malang, Alice langsung memasuki program pelatihan intensif. AKP Bambang Subinajar, Kasihumas Polres Malang, menjelaskan bahwa Alice telah melalui serangkaian latihan fisik dan penciuman untuk memastikan kesiapan dalam menangani bencana.

“Alice memiliki kemampuan khusus SAR Cadaver, yang sangat vital saat terjadi bencana alam. Kemampuannya untuk mendeteksi bau jenazah yang tertimbun di dalam tanah sangat membantu dalam operasi pencarian,” kata Bambang.

Selain kemampuan penciumannya yang tajam, Alice juga diajari untuk bekerja dengan pawangnya di medan yang penuh tantangan. Brigadir M. Rifai Aminnudin, S.H., pawang Alice, menjelaskan bagaimana proses pelatihan dilakukan.

“Latihan kami tidak hanya tentang kemampuan fisik, tetapi juga tentang bagaimana Alice bisa tetap tenang dan fokus dalam situasi darurat. Setiap kali latihan, Alice semakin memahami tugasnya dan tahu kapan harus beraksi,” ungkap Rifai.

Kabupaten Malang memiliki wilayah yang sangat rentan terhadap bencana alam. Dari tanah longsor di daerah perbukitan hingga banjir di daerah aliran sungai, kesiapsiagaan sangat dibutuhkan untuk memastikan korban dapat segera ditemukan dan diselamatkan. Alice, dengan kemampuan mendeteksi jenazah, menjadi sumber daya berharga dalam upaya mitigasi bencana tersebut.

Menurut Bambang Subinajar, setiap bencana yang terjadi di wilayah Kabupaten Malang menjadi tantangan tersendiri bagi Unit K9.

“Alice sudah berulang kali dilibatkan dalam latihan simulasi bencana. Kemampuan deteksinya sangat berguna dalam mencari korban yang tertimbun material bencana. Itu menjadi alasan kami sangat mengandalkan Alice dalam situasi nyata nanti,” ujarnya.

Selain Alice, Unit K9 Polres Malang juga memiliki dua anjing K9 lainnya, yaitu Xena dan Xavier, yang masing-masing memiliki keahlian di bidang deteksi narkotika dan pelacakan kriminal. Namun, Alice tetap menjadi yang terdepan untuk misi kemanusiaan.
Tantangan yang Dihadapi Alice
Menjadi anjing K9 dengan tugas penting seperti ini tentu tidak mudah bagi Alice. Brigadir Rifai menceritakan bahwa Alice harus menghadapi berbagai tantangan dalam setiap latihan. Mulai dari medan yang berat hingga bekerja dalam kondisi cuaca yang kurang mendukung.
“Alice memang memiliki insting yang kuat, tetapi ia juga harus belajar bekerja di bawah tekanan. Setiap kali ada simulasi bencana, kami menguji ketangguhannya, dan dia selalu menunjukkan kemajuan,” kata Rifai.
Masa Depan Unit K9 Polres Malang
Melihat kinerja Alice yang luar biasa, Polres Malang berencana untuk terus mengembangkan Unit K9 mereka. Selain meningkatkan kemampuan satwa K9 yang ada, mereka juga berupaya memperbanyak jumlah anggota Unit K9 untuk mendukung penanganan bencana di masa depan.
Kapolres Malang, AKBP Danang Setiyo P.S., menegaskan bahwa Polres Malang berkomitmen untuk terus memberikan pelatihan dan fasilitas terbaik bagi Unit K9. Mereka berharap kehadiran Alice dan kawan-kawannya bisa semakin memperkuat respons cepat dalam penanganan bencana alam.
“Kami akan terus berupaya meningkatkan kemampuan Unit K9, agar mereka bisa lebih siap dan responsif dalam menghadapi bencana. Kehadiran Alice adalah salah satu bentuk komitmen kami untuk melindungi masyarakat,” tutup Danang.

Kehadiran Alice: Harapan Baru untuk Masyarakat Malang
Sebagai bagian dari upaya penguatan mitigasi bencana, Alice tidak hanya menjadi simbol kesigapan Polres Malang, tetapi juga harapan bagi masyarakat yang rawan terdampak bencana. Dalam setiap langkahnya, Alice menunjukkan bahwa terkadang, sahabat sejati manusia bukan hanya dari golongan manusia itu sendiri, tetapi juga dari hewan yang siap membantu dalam keadaan darurat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *