Berita  

Relokasi Pasar Serbalawan Masuki Tahap Final, Pedagang Diberi Tenggat Dua Pekan Tempati Kios Baru

Avatar photo
Relokasi Pasar Serbalawan Masuki Tahap Final, Pedagang Diberi Tenggat Dua Pekan Tempati Kios Baru
Foto Istimewa Relokasi Pasar Serbalawan Masuki Tahap Final, Pedagang Diberi Tenggat Dua Pekan Tempati Kios Baru

Jadikabar.Com, Simalungun – Upaya menghidupkan kembali aktivitas perdagangan pascakebakaran Pasar Inpres Serbalawan memasuki babak baru. Pemerintah Kecamatan Dolok Batu Nanggar bersama para pedagang korban kebakaran dan sejumlah instansi terkait menyepakati langkah konkret agar kios relokasi di kawasan eks Terminal Serbalawan segera difungsikan.

Kesepakatan tersebut dihasilkan dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Harungguan Kantor Camat Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Senin (6/7/2026). Pertemuan itu digelar sebagai tindak lanjut percepatan pemanfaatan bangunan relokasi yang telah dibangun Pemerintah Kabupaten Simalungun bagi para pedagang yang terdampak kebakaran Pasar Inpres Serbalawan pada 18 Agustus 2025.

Rapat dipimpin Camat Dolok Batu Nanggar, Siti Aminah Siregar, SE, dan dihadiri Kapolsek Dolok Batu Nanggar IPTU Rido Valentino Pakpahan, perwakilan Koramil, Lurah Serbalawan, perwakilan pedagang korban kebakaran, serta pengurus APPSI Kabupaten Simalungun yang diwakili Darma Saragih.

Dalam forum tersebut, Camat Siti Aminah menegaskan komitmen pemerintah kecamatan untuk memberikan dukungan kepada pedagang selama masa awal menempati lokasi relokasi. Salah satu bentuk dukungan itu adalah membantu biaya pemakaian listrik selama tiga bulan pertama sejak aktivitas perdagangan dimulai.

“Pemerintah Kecamatan berkomitmen mendukung para pedagang agar proses relokasi berjalan lancar. Untuk meringankan beban awal, biaya listrik selama tiga bulan pertama akan ditanggung pemerintah Kecamatan,” ungkap Siti Aminah dalam rapat.

Dukungan serupa juga datang dari APPSI Kabupaten Simalungun. Mewakili organisasi tersebut, Darma Saragih menyampaikan bahwa pihaknya akan menyiapkan petugas keamanan yang berjaga selama 24 jam guna menciptakan rasa aman bagi pedagang maupun pembeli.

“Kami akan menempatkan petugas keamanan siang dan malam agar seluruh pedagang dapat menjalankan aktivitas usahanya dengan nyaman dan aman,” ujar Darma.

Melalui musyawarah yang berlangsung penuh kekeluargaan, seluruh peserta rapat kemudian menyepakati sejumlah keputusan penting sebagai dasar pelaksanaan relokasi.

Pedagang diberikan kesempatan selama dua minggu, terhitung mulai 6 Juli hingga 19 Juli 2026, untuk mulai menempati kios yang telah dialokasikan kepada masing-masing.

Apabila hingga batas waktu tersebut masih terdapat kios yang tidak ditempati, maka kios tersebut akan dialihkan kepada pedagang lain yang benar-benar siap memanfaatkan tempat usaha tersebut.

Kesepakatan lainnya memberikan keleluasaan kepada pedagang untuk melakukan penyesuaian bentuk maupun tata letak kios sesuai kebutuhan usaha masing-masing. Namun setiap perubahan tetap harus dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Pemerintah Kecamatan Dolok Batu Nanggar.

Selain itu, seluruh pedagang yang berencana mulai berjualan dalam waktu dekat diwajibkan membuat surat pernyataan sebagai bentuk komitmen untuk memanfaatkan kios sekaligus menjaga fasilitas yang telah diberikan pemerintah.

Dalam rapat juga disepakati bahwa pembukaan sebagian dinding luar dan lorong bangunan dapat dilakukan guna meningkatkan sirkulasi udara dan pencahayaan. Pelaksanaannya tetap harus melalui koordinasi bersama pemerintah kecamatan agar tidak mengganggu konstruksi bangunan.

Sebagai bentuk penataan administrasi, pemerintah juga akan menerbitkan Kartu Induk Berjualan (KIB) bagi pedagang yang benar-benar aktif menempati kios relokasi. Dokumen tersebut nantinya akan menjadi salah satu dasar pendataan apabila pembangunan pasar permanen di lokasi Pasar Inpres Serbalawan direalisasikan pada masa mendatang.

Seluruh peserta rapat berharap hasil kesepakatan tersebut dapat menjadi solusi terbaik bagi percepatan pemulihan aktivitas perdagangan di Serbalawan. Dengan mulai beroperasinya kios . relokasi, roda perekonomian para pedagang diharapkan kembali bergerak sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pascakebakaran yang melanda Pasar Inpres Serbalawan. (AN)
Penulis : Aswan Nasution

Penulis: AswanEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi