SIMALUNGUN, JADIKABAR — Gelaran Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-52 Tingkat Kabupaten Simalungun Tahun 2026 yang dipusatkan di Lapangan Bola Kaki PTPN IV Regional I Kebun Bangun, Kecamatan Gunung Malela, tidak hanya berlangsung meriah dan penuh khidmat, tetapi juga menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Simalungun dalam mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat.
Memasuki hari ketiga pelaksanaan, Rabu (20/5/2026), suasana di lokasi kegiatan tampak semakin ramai dipadati masyarakat. Selain menyaksikan berbagai cabang perlombaan MTQ, warga juga memanfaatkan beragam layanan gratis yang disediakan pemerintah daerah selama kegiatan berlangsung.
Sejak resmi dibuka oleh Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, pada Senin (18/5/2026), Pemerintah Kabupaten Simalungun menghadirkan sejumlah pelayanan unggulan yang dapat diakses langsung oleh masyarakat di area MTQ. Langkah tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kemudahan pelayanan dasar kepada masyarakat secara cepat dan dekat.
Salah satu stan yang paling ramai dikunjungi warga adalah pelayanan administrasi kependudukan yang dibuka oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Simalungun. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak hari pertama pelaksanaan kegiatan.
Berbagai kebutuhan administrasi kependudukan dapat diurus langsung di lokasi, mulai dari pembuatan Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), hingga sosialisasi dan penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD).
“Pelayanan ini sengaja kami hadirkan untuk mempermudah masyarakat. Jadi warga yang datang ke MTQ juga bisa sekaligus menyelesaikan kebutuhan administrasi kependudukan mereka,” ujar salah seorang petugas pelayanan Disdukcapil di lokasi kegiatan.
Hingga hari ketiga pelaksanaan MTQ, tercatat ratusan warga telah memanfaatkan layanan tersebut tanpa harus datang langsung ke kantor dinas.
Tidak hanya pelayanan administrasi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Simalungun juga turut menghadirkan Mobil Pintar atau perpustakaan keliling di area MTQ. Kehadiran kendaraan yang dipenuhi berbagai koleksi buku bacaan itu menjadi daya tarik tersendiri, khususnya bagi anak-anak dan kalangan pelajar.
Sejumlah pengunjung tampak antusias membaca dan memilih buku yang tersedia. Kehadiran perpustakaan keliling ini sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat di tengah suasana religius MTQ.
Di sisi lain, perhatian terhadap kesehatan masyarakat juga menjadi fokus penting selama kegiatan berlangsung. Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun membuka pos pelayanan kesehatan gratis yang melayani pemeriksaan kesehatan dasar, konsultasi medis, hingga pertolongan pertama.
Tim medis dan tenaga kesehatan bersiaga penuh selama kegiatan berlangsung guna memastikan kondisi kesehatan peserta, panitia, dan pengunjung tetap terjaga dengan baik.
“Kami ingin masyarakat yang datang merasa aman dan nyaman. Jadi selain menikmati kegiatan MTQ, kesehatan mereka juga tetap diperhatikan,” ungkap salah seorang tenaga kesehatan di pos pelayanan.
Beragam layanan yang dihadirkan selama pelaksanaan MTQ ini menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan tidak hanya menjadi ajang syiar Islam dan pembinaan generasi Qur’ani, tetapi juga mampu menjadi sarana efektif dalam mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Simalungun memanfaatkan momentum berkumpulnya masyarakat dalam jumlah besar sebagai peluang strategis untuk memastikan hak-hak dasar masyarakat dapat terpenuhi dengan mudah, cepat, dan tanpa biaya.
Dengan konsep pelayanan terpadu tersebut, MTQ Ke-52 Kabupaten Simalungun tidak hanya meninggalkan kesan religius, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata yang langsung dirasakan masyarakat luas.












